160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Atlet Karangasem Banyak Bela Daerah Lain, Ketua KONI Pandu Prapanca Lagosa Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Karangasem, Bali Terkini- Beberapa atlet asal Karangasem yang memilih memperkuat daerah lain menjadi perhatian serius Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karangasem periode 2026–2030, Pandu Prapanca Lagosa.

Advertisement

Fenomena tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab potensi olahraga Karangasem belum mampu berkembang secara maksimal.

Usai dilantik bersama jajaran pengurus KONI Karangasem di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Karangasem, Minggu (26/7/2026), Pandu menegaskan kepengurusan baru akan memprioritaskan langkah untuk mempertahankan atlet-atlet lokal agar tetap membela daerah asalnya.

Menurutnya, Karangasem memiliki banyak atlet berbakat yang mampu bersaing hingga level nasional. Namun, tidak sedikit di antaranya justru memilih memperkuat kabupaten lain saat mengikuti berbagai kejuaraan.

“Kami ingin setiap atlet yang lahir di Karangasem tetap membela Karangasem. Ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga soal niat dan rasa memiliki terhadap tanah kelahiran,” ujar Pandu.

Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya dengan tuntutan kepada atlet. KONI Karangasem berencana melakukan pendekatan persuasif melalui dialog dengan atlet maupun orang tua mereka untuk mengetahui alasan memilih daerah lain serta mencari solusi agar mereka tetap bertahan membela Karangasem.

Selain itu, kepengurusan baru juga membuka peluang pemberian beasiswa bagi atlet-atlet potensial sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sekaligus upaya mempertahankan talenta daerah.

Persoalan atlet yang memperkuat daerah lain akan dibarengi dengan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan olahraga. Pandu mengatakan pihaknya akan memetakan cabang olahraga yang berpeluang menyumbangkan medali dan memperkuat pembinaan sejak usia sekolah agar regenerasi atlet berjalan lebih baik.

Advertisement

Ia mengakui prestasi olahraga Karangasem selama ini masih berada di kelompok bawah pada ajang multi-event di Bali. Karena itu, perubahan pola pembinaan menjadi salah satu target utama kepengurusan periode 2026–2030.

Optimisme tersebut mulai dipasang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng. Pandu berharap daerah lain tidak lagi memandang sebelah mata kekuatan atlet Karangasem.

“Tunggulah kami di Buleleng. Jangan pandang remeh Karangasem,” tegasnya.

Di sisi lain, Pandu juga menyoroti belum dimilikinya sekretariat permanen KONI Karangasem. Selama ini organisasi masih menyewa gedung sebagai pusat kegiatan. Ia berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Karangasem dan KONI Bali agar daerah tersebut memiliki sekretariat sendiri sebagai pusat pembinaan olahraga.

Sementara itu, Sekretaris KONI Bali I Ketut Jagra Sunu berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kontribusi Karangasem terhadap prestasi olahraga Bali dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turut meminta KONI segera menyusun langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah. Ia menargetkan Karangasem mampu menembus tiga besar pada Porprov mendatang melalui pembinaan atlet yang berjenjang, organisasi yang profesional, serta sinergi dengan pemerintah, sekolah, dan dunia usaha. (dkk)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT