


Bangli, Bali Terkini – Keterampilan sanggul dan make up kini tak hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga berpotensi menjadi peluang usaha alias bisa menghasilkan cuan (uang). Terlebih, tingginya permintaan jasa tata rias di Bali tentu membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.

Atas dasar itu, Forum Puspa Kabupaten Bangli bersama Forum Puspa Provinsi Bali dan Dinas Sosial PPPA Provinsi Bali menggelar pelatihan sanggul dan make up di Gedung PLUT Bangli, Selasa (11/8/2026).
Baca Lainnya : KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Bangli Minta Anggaran Lebih Berpihak ke Rakyat
Ketua Forum Puspa Bangli, Ny. Suciati Diar, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi. “Peserta diharapkan mampu menata rambut sesuai kebutuhan acara dan mengembangkan keterampilan ini menjadi peluang usaha,” ujarnya.
Peserta mendapat materi dan praktik langsung dari Ibu Rai (Ari Salon), sehingga dapat langsung mengaplikasikan teknik yang dipelajari. Selain itu, peserta juga menerima paket peralatan sanggul dan make up yang diserahkan oleh Sekretaris I Forum Puspa Provinsi Bali bersama Ny. Suciati Diar.
Suciati menilai jasa tata rias di Bali memiliki pasar luas, baik untuk kegiatan sosial maupun upacara adat. Karena itu, peserta diharapkan terus mengasah kemampuan dan menjadikannya sumber penghasilan. “Harapannya keterampilan ini dapat meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi,” imbuhnya.
Kegiatan dihadiri berbagai pihak terkait dan peserta. Forum Puspa menegaskan pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas ekonomi dan mendorong usaha mandiri. (***)

