


Karangasem, Bali Terkini- Persoalan akses jalan hingga kebutuhan fasilitas desa adat menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Karangasem.

Aspirasi tersebut muncul dalam kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 yang digelar Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Gusti Agung Dwi Putra, di Pura Penataran Dukuh Gading, Jumat (7/8/2026) malam.
Pertemuan itu dihadiri ratusan warga. Unsur masyarakat yang hadir cukup beragam, mulai dari pemangku, tokoh adat, prajuru desa adat, perwakilan tujuh banjar adat, hingga pecalang dan Bakamda Desa Adat Geriana Kangin.
Salah satu persoalan yang paling banyak mendapat perhatian adalah kondisi jalan penghubung Geriana Kangin–Tukad Sabuh. Ruas tersebut disebut warga masih mengalami kerusakan dan menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas anak-anak menuju sekolah.
Selain jalan, desa adat juga menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan. Di antaranya kelanjutan pembangunan Pura Penataran Dukuh Gading, pembangunan wantilan Pura Puseh, Pura Pejenengan Dadia Tengah, serta sejumlah fasilitas pelengkap Bale Banjar.
Kebutuhan pecalang turut menjadi perhatian. Warga mengusulkan dukungan sarana komunikasi seperti radio komunikasi dan perlengkapan penunjang agar koordinasi dalam menjalankan tugas di wilayah desa adat dapat dilakukan lebih efektif.
Persoalan lain yang disampaikan berkaitan dengan jaringan listrik di kawasan pura. Kabel listrik dilaporkan melintang hingga menyentuh bagian atap bangunan pura. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas maupun rencana pembangunan di kawasan tersebut.
Wakil Ketua DPRD Karangasem I Gusti Agung Dwi Putra mengatakan reses menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan yang memang dirasakan di wilayahnya.

Menurutnya, mekanisme pengusulan aspirasi melalui DPRD kini semakin diperketat. Karena itu, aspirasi yang hendak diperjuangkan harus memiliki dasar yang jelas dan disampaikan melalui kegiatan reses.
“Memang saat ini sangat ketat, benar-benar harus sesuai mekanisme dan sistem yang telah ditentukan. Usulan yang akan diperjuangkan harus murni berasal dari aspirasi masyarakat saat dilaksanakan kegiatan reses,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat memanfaatkan forum reses untuk menyampaikan persoalan yang menyangkut kepentingan bersama, bukan kepentingan perorangan.
Jro Masekin Desa Adat Geriana Kangin, Mangku Sudarmayasa, menyambut baik kehadiran wakil rakyat tersebut. Menurutnya, pertemuan secara langsung memberikan kesempatan kepada desa adat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang selama ini dihadapi.
Salah satu usulan yang kembali disampaikan adalah kelanjutan pembangunan wantilan Pura Puseh. Proposal pembangunan tersebut sebelumnya telah diajukan dan diharapkan bisa mendapat dukungan melalui anggaran perubahan.
“Kami sangat berharap usulan yang sudah diajukan ini bisa direalisasikan, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan dan berguna bagi masyarakat,” katanya.
Mengenai kebutuhan sarana komunikasi pecalang, Dwi Putra mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk melihat kemungkinan dukungan pengadaan.
Namun, ia mengingatkan seluruh usulan tetap harus mengikuti mekanisme penganggaran dan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
“Silakan ajukan sesuai mekanisme, akan kami coba perjuangkan. Namun tentu dengan keterbatasan anggaran, kita juga harus memperhitungkan skala prioritas,” jelasnya.
Untuk persoalan kabel listrik yang berada di sekitar bangunan pura, ia menyarankan desa adat terlebih dahulu menyampaikan surat resmi kepada PLN. Surat tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk dilakukan koordinasi dan tindak lanjut.
Sementara terkait kerusakan jalan Geriana Kangin–Tukad Sabuh, Dwi Putra menyebut persoalan tersebut telah dikawal. Ia mengaku sebelumnya sudah menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada Bupati Karangasem.
Menurutnya, jalan itu memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat karena menjadi salah satu akses warga, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Usulan sudah masuk, semoga tahun depan bisa diperbaiki dan usulan ini akan terus saya kawal,” tandasnya. (dkk)
