160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Kamardiyana Dapat Nomor Urut 1, Usung Semangat Pelayanan untuk Masyarakat Pejeng

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Gianyar, Bali Terkini – I Kadek Kamardiyana mendapat nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut calon Perbekel Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Selasa (25/8/2026). Pengundian berlangsung di Kantor Desa Pejeng dan diikuti tiga kandidat calon Perbekel.

Advertisement

Kamardiyana hadir didampingi sejumlah pendukung. Ia memaknai nomor urut 1 bukan semata sebagai bagian dari kontestasi, tetapi sebagai pengingat untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin Desa Pejeng. “Bagi saya, nomor satu bukan berarti harus menjadi yang paling di depan, tetapi bagaimana kita bisa menjadi yang pertama dalam melayani masyarakat dengan hati. Saya ingin nomor satu ini menjadi pengingat untuk selalu mendengar, memahami, dan mengutamakan kepentingan masyarakat Pejeng,” ujar Kamardiyana.

Dari Limbah Upacara ke Panggung Penghargaan, Kadek Kamardiyana Raih Citra Karya Raksita 2026

Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dijawab melalui kerja nyata. Pembangunan desa, kata dia, tidak cukup hanya dengan program dan janji, tetapi membutuhkan kepedulian, keterlibatan masyarakat, serta keberanian dalam mengembangkan potensi desa. “Makna nomor satu satu tujuan, satu semangat, dan satu hati untuk membangun Pejeng. Kalau masyarakat memberikan kepercayaan, saya ingin membuktikannya dengan aksi nyata dan kerja yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Kamardiyana selama ini dikenal sebagai Kelian Banjar Dinas Panglan. Ia juga merupakan penggerak kegiatan pertanian berbasis komunitas melalui Mai Organic Farm di kawasan Pejeng.

Mai Organic Farm yang didirikan pada 2016 dikembangkan dengan menggabungkan sektor pertanian, pariwisata, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.


Selain bergerak di bidang pertanian, Kamardiyana juga dikenal sebagai salah satu penggerak konservasi di Pejeng. Ia menjadi inisiator komunitas Curik Bali di Pejeng yang melakukan upaya pelestarian, termasuk pelepasliaran curik Bali di sekitar wilayah Pejeng.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari bekal Kamardiyana dalam mengikuti kontestasi pemilihan Perbekel Desa Pejeng. Sebelum aktif mengembangkan kegiatan pertanian, ia disebut pernah bekerja sebagai manajer di sebuah perusahan travel. Dari aktivitas berkebun, ia kemudian membangun kerja sama dengan petani lokal hingga berkembang menjadi komunitas Mai Organic Farm.

Advertisement

Dalam pencalonannya, Kamardiyana membawa semangat “Pejeng Mantap”, yang merupakan akronim dari Muda, Amanah, Ngayah, Tulus, Aktif Berinovasi, dan Peduli. Ia juga mengusung gagasan gerakan dari konservasi menuju kesejahteraan sebagai bagian dari arah pembangunan yang ingin dikembangkan di Desa Pejeng.

Dengan diperolehnya nomor urut 1, Kamardiyana bersama dua kandidat lainnya selanjutnya akan mengikuti tahapan pemilihan Perbekel Desa Pejeng sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT