


Klungkung, Bali Terkini – Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian I Nyoman Cita (50) alias Nyoman Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal di aliran Sungai Bubuh.

Sabtu (4/7/2026), garis polisi masih terpasang di lokasi yang berada di jalur menuju Perumahan Pesona Lepang. Di titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat masih hidup, keluarga juga menghaturkan banten pengulapan.
Baca juga : Gemerlap Perhiasan Emas Pak Man Colik Berakhir di Tepian Tukad Bubuh
Warga sekitar mengaku korban sekali pernah dilihat ke lokasi tersebut bersama seorang teman. Tidak diketahui aktivitas pasti, apakah mandi ditempat itu, atau hanya bertemu sekedar ngobrol di pinggir jalan. “Pak Man Colik pernah sekali saya lihat bersama temannya di lokasi tersebut,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, lokasi tempat korban biasa mandi bukan merupakan pemandian umum. Tempat itu berada di tepi jalan menuju Perumahan Pesona Lepang, namun tidak terlihat dari jalan karena tertutup semak dan rumpun bambu. Kedalaman air di lokasi tersebut juga hanya sekitar di atas lutut orang dewasa. “Tempat ini bukan pemandian umum. Biasanya hanya dipakai Pak Man Colik, sedangkan warga umumnya mandi di bagian utara sungai,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo, mengatakan penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti. Selain menyisir alur Sungai Bubuh, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik.
“Tim kami sudah menelusuri CCTV di sekitar Bypass Ida Bagus Mantra dan sekitarnya. Kami mencari petunjuk,” kata Reno.
Baca juga : Keluarga Curiga Man Colik Korban Kekerasan, Kalung Emas 70 Gram Dilaporkan Hilang
Polisi juga mendalami informasi hilangnya perhiasan emas milik korban yang diperkirakan memiliki berat sekitar 70 gram. Untuk itu, tim penyidik turut melakukan penelusuran ke sejumlah pedagang maupun toko jual-beli emas. “Tim kami semua turun. Ada juga yang melakukan penelusuran ke pedagang atau toko jual-beli emas,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi serta terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti kematian Nyoman Colik. (ars)

