


Klungkung, Bali Terkini – Tak sedikit warga Klungkung yang mengenal sosok Pak Man Colik. Nama aslinya I Nyoman Cita (50), seorang pengusaha katering dan rumah makan Lawar Godel yang dikenal pekerja keras sekaligus memiliki penampilan nyentrik. Kalung dan gelang emas yang melingkar di tubuhnya seolah menjadi ciri khas yang sulit dipisahkan dari kesehariannya.

Sosok Man Colik terbilang aktif dalam media sosial untuk promosi usahanya. Melalui akun Facebook “catring pakman colik” yang diikuti lebih dari 6.000 orang, ia kerap membagikan aktivitas usahanya. Mulai dari proses memasak, menyiapkan ratusan kotak pesanan, hingga mengantarkannya ke berbagai lokasi.
Man Colik Dagang Lawar Godel Tewas Penuh Luka Tusuk, Kalung Emas Ukuran Besar Ikut Raib
Unggahan itu menjadi tolal ukur keseriusannya dalam menjalankan usaha. Bahkan unggahan terakhirnya Pak Man Colik tampak berdiri di depan rumahnya bersama seorang perempuan yang diduga istrinya. Keduanya tersenyum sambil menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Kuningan. Tak ada yang menyangka, foto itu menjadi salah satu kenangan terakhir yang ia bagikan kepada publik.
Beberapa hari kemudian, kabar duka datang. Pak Man Colik ditemukan mengambang di Tukad Bubuh, Kabupaten Klungkung. Penemuan itu sontak menggegerkan warga, terlebih karena korban dikenal luas sebagai sosok pengusaha yang ramah dan mudah bergaul.

Dari informasi yang berkembang, korban ditemukan dengan dua luka tusuk di bagian punggung dan satu luka tusuk di bagian perut. Selain itu, perhiasan emas yang selama ini hampir selalu melekat di tubuhnya dilaporkan tidak ditemukan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa korban menjadi sasaran tindak kekerasan yang kemungkinan disertai motif perampokan. Namun hingga kini, penyebab mengungkap secara terang apa yang sebenarnya terjadi pada sosok yang selama ini dikenal sebagai Pak Man Colik pemilik rumah makan lawar godel di lingkungan By Pass Ida Bagus Mantra di lingkungan wilayah Negari Klungkung, persisnya depan SPBU Negari.
Baca juga : Man Colik Dagang Lawar Godel Tewas Penuh Luka Tusuk, Kalung Emas Ukuran Besar Ikut Raib
Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo mengatakan,
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi dari tim forensik RSUP Prof. Ngoerah untuk memastikan penyebab kematian Nyoman Cita.

Sebelumnya, polisi menyebut adanya dugaan tindak kekerasan berdasarkan temuan luka pada tubuh korban. Namun, kepastian mengenai penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk mencari tau lika di tubuh korban apakah karena benda tajam seperti pisau atau yang lainnya. Ini kami dalami lagi,” ujar Reno Chandra Wibowo. (ars)
