


Karangasem, Bali Terkini-Desa Adat Asak, Desa Pertima, Kecamatan Karangasem, kini memiliki Pelaksana Tugas (PLT) Bendesa setelah krama adat mencapai kesepakatan dalam paruman yang digelar di balai desa, Sabtu (25/7).

Jabatan tersebut diemban oleh Penghulun Desa dari Paduluan De Baan Wayan We Sukri, dari Pengajeg Jro Kastawan dan Jro Nengah Wasista untuk mengisi kekosongan kepemimpinan usai berakhirnya masa jabatan bendesa sebelumnya.
Paruman berlangsung dengan melibatkan unsur krama paduluan, krama nyoman, krama sesabu, tokoh adat, serta mendapat pengamanan dari pecalang. Dalam forum itu, peserta terlebih dahulu mendengarkan pembacaan perarem yang menjadi dasar pelaksanaan paruman sebelum akhirnya menyepakati penunjukan Kastawan sebagai pemimpin sementara.
Kastawan mengatakan, keberadaan PLT diperlukan agar roda pemerintahan adat tetap berjalan sembari menyiapkan proses pemilihan bendesa definitif. Menurutnya, seluruh tahapan dilakukan berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dalam perarem.
“Rapat ini berkaitan dengan berakhirnya masa jabatan bendesa. Perarem terlebih dahulu dibacakan agar seluruh krama memahami dasar pelaksanaannya, kemudian disepakati penunjukan PLT sehingga tidak terjadi kekosongan jabatan,” katanya.
Setelah dipercaya menjadi PLT Bendesa, Kastawan menyebut langkah awal yang akan dilakukan adalah membentuk panitia penyusunan Perarem Ngadegang Bendesa.
Panitia tersebut nantinya akan menginventarisasi berbagai masukan dari krama sebagai bahan penyempurnaan aturan yang menjadi pedoman pemilihan bendesa definitif.
Selain itu, hasil keputusan paruman juga akan disampaikan kepada Majelis Desa Adat (MDA) sebagai bagian dari proses administrasi. Masa tugas PLT ditargetkan berlangsung sekitar enam bulan dengan fokus menuntaskan pembentukan panitia sekaligus mempersiapkan seluruh tahapan menuju pemilihan bendesa definitif.

Sementara itu, salah seorang krama Desa Nyoman, I Gede Budi Hartawan, menilai jalannya paruman berlangsung tertib dan menghasilkan keputusan yang menjadi titik awal penataan pemerintahan adat di Desa Adat Asak.
“Semua sudah berjalan sebagaimana mestinya. Mudah-mudahan dengan awal yang baik ini Desa Adat Asak dapat mencapai kasukertaan,” ujar Budi Hartawan yang juga menjabat Petajuh Petengen Agung MDA Provinsi Bali sekaligus Ketua Kadin Kabupaten Karangasem. (dkk)
