160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

MIRIS! Poskesdes Pulasari Kian Rusak Parah, Perbaikan Terjebak Masalah Aset

Kondisi bangunan Poskesdes Pulasari, Tembuku, Bangli yang begitu memprihatinkan, Senin (2/11/2026).
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Kondisi Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Pulasari, di desa Persiapan Pulasari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, benar-benar memprihatinkan dan bikin miris. Kondisi plafon bangunan tampak menyayat hati dan atap bocor setiap musim hujan. Lebih parah lagi, karena dampak hujan deras, tembok penyengker di belakang bangunan Poskesdes kini ambrol sepanjang belasan meter, Senin (2/11/2026). Ironisnya, upaya perbaikan fasilitas kesehatan yang melayani hampir 3.000 warga tersebut masih terhambat persoalan status aset. Bahkan, proses hibah bangunan yang diusulkan sejak sekitar dua tahun lalu hingga kini belum tuntas.

Advertisement

Kepala Puskesmas Tembuku II, dr. Made Tami Budi Rejeki, mengungkapkan Poskesdes Pulasari berdiri sejak Februari 2012. Kerusakan bangunan menjadi perhatian, terlebih setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Namun, perbaikan menyeluruh belum bisa dilakukan karena tanah tempat bangunan berdiri merupakan milik desa adat, sedangkan bangunannya masih tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Bangli. Kondisi ini membuat proses penganggaran pemeliharaan dan perbaikan terbentur persoalan administrasi aset.

Baca Lainnya : Jalan Berubah Jadi Jurang, Akses Pulasari – Bangbang Putus Total

Menurut dr.Tami, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah  kecamatan dan desa untuk mengupayakan hibah bangunan kepada desa. Namun, proses tersebut masih terkendala status Desa Persiapan Pulasari yang belum definitif. “Kami berharap desa persiapan segera definitif sehingga proses hibah bisa dituntaskan. Dengan begitu, perbaikan Poskesdes dapat dilakukan melalui anggaran desa,” ujarnya. Ia berharap proses tersebut tidak berlarut-larut karena kerusakan dikhawatirkan semakin parah jika terus dibiarkan.

Persoalan ini menjadi krusial karena Poskesdes Pulasari melayani masyarakat dari tiga banjar dinas, yakni Penarukan, Pulasari Kawan, dan Pulasari Kangin, dengan jumlah penduduk yang menjadi sasaran pelayanan diperkirakan mendekati 3.000 jiwa. Yang mana, rata-rata kunjungan pasien sekitar lima orang per hari. Meski kondisi bangunan memprihatinkan dan fasilitas kesehatan masih terbatas, pihaknya memastikan, pelayanan tetap diupayakan berjalan. Bidan desa juga menjalankan kegiatan Posyandu, memantau ibu hamil berisiko tinggi, serta melakukan kunjungan kepada pasien yang membutuhkan penanganan khusus.

Baca Lainnya : Pemkab Bangli Resmi Gandeng Imigrasi, Urus Paspor Kini Bisa Di MPP

Sementara itu, Pejabat Perbekel Persiapan Pulasari, I Wayan Sutrisna, mengatakan usulan hibah bangunan kepada desa telah diajukan sekitar dua tahun lalu dan masih berproses di tingkat kabupaten. Sembari menunggu kepastian, pihaknya berkoordinasi dengan desa adat dan tokoh masyarakat untuk membantu perbaikan ringan, terutama pada bagian atap yang bocor. “Kami sudah berusaha berkoordinasi dengan desa induk dan desa persiapan terkait tindak lanjut hibah bangunan agar nantinya bisa dilakukan perbaikan maupun pembangunan Poskesdes,” katanya. Kepastian penyelesaian persoalan aset kini menjadi kunci agar perbaikan fasilitas kesehatan tersebut dapat dilakukan secara lebih menyeluruh. (***)

 

Advertisement
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT