


Bangli, Bali Terkini – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Bangli memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Antrean bahkan mengular hingga lebih dari setengah kilometer, membuat warga harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Di tengah situasi tersebut, jajaran Polres Bangli turun mengatur lalu lintas sekaligus membagikan air mineral gratis kepada masyarakat yang mengantre, Rabu (14/10/2026).

Antrean panjang terlihat di SPBU Jalan Erlangga, Cempaga, Bangli. Kondisi ini telah berlangsung selama empat hari terakhir. Dalam dua hari terakhir, panjang antrean dilaporkan mencapai lebih dari 500 meter. Keterlambatan pengiriman BBM dari depo Pertamina menyebabkan stok di SPBU cepat menipis. Setiap hari, SPBU tersebut menerima pasokan Pertalite sebanyak 8.000 liter, Pertamax 3.000 liter, dan solar 6.000 liter. Namun, pasokan tersebut bisa habis dalam waktu kurang dari setengah hari akibat tingginya permintaan masyarakat.
Baca Lainnya : Misteri Maut di Sukawana Terkuak, Kepala Korban Pecah Dihantam Kayu, Sahabat Jadi Tersangka
Petugas SPBU, I Ketut Alit Mardika, mengatakan keterlambatan pasokan berdampak langsung terhadap pelayanan kepada konsumen. Untuk mengantisipasi agar BBM yang tersedia dapat melayani lebih banyak masyarakat, pengisian bagi kendaraan roda empat dibatasi maksimal 20 liter, sedangkan sepeda motor tidak dikenai pembatasan. Pihak SPBU berharap distribusi BBM segera kembali normal sehingga antrean panjang dapat teratasi.
Di tengah kondisi tersebut, Polres Bangli mengerahkan personel untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU. Bahkan, sistem buka-tutup diberlakukan pada jalur berlawanan guna mengantisipasi kemacetan. Tak hanya melakukan pengamanan, personel gabungan juga membagikan air mineral gratis kepada warga yang mengantre di sembilan SPBU, yakni SPBU Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bunutin, Pengotan, Sidembunut, Catur, Masem Batur, Sekardadi, Kayuambua, dan Tiga di Kecamatan Susut. Kegiatan dipimpin Kabag Ops Polres Bangli Kompol Bambang Haryanto, didampingi Kasat Samapta, Kasat Lantas, serta personel gabungan Polres Bangli dan polsek jajaran.
Kompol Bambang Haryanto mengatakan pembagian air mineral merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang harus menunggu lama untuk mendapatkan BBM. “Masyarakat yang antre pasti lelah dan haus karena menunggu cukup lama. Kami berikan sedikit kepedulian berupa air mineral agar warga tetap segar. Ini juga sebagai wujud kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat,” ujarnya. Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari warga. “Terima kasih, Pak Polisi. Sangat membantu. Antre jadi tidak terasa berat,” ungkap salah seorang warga di SPBU Kayuambua.
Baca Lainnya : Gencarkan Sosialisasi Stop Bullying, Forum PUSPA Kini Sasar SMPN 1 Bangli
Polres Bangli menegaskan akan terus bersiaga untuk menjaga ketertiban dan kelancaran distribusi BBM. Sementara itu, masyarakat berharap keterlambatan pasokan segera teratasi agar ketersediaan BBM kembali normal. Sebab, antrean panjang tidak hanya menyita waktu warga, tetapi juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat sehari-hari. (***)

