


Klungkung, Bali Terkini – Bupati Klungkung, I Made Satria, didampingi Perbekel Desa Nyalian, Cokorda Gde Agung Mahaputra, menerima audiensi tim mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Sabtu (5/9/2026).

Audiensi tersebut digelar dalam rangka pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diusung Badan Semi Otonom Law Student Creativity Community (LSCC) Fakultas Hukum Universitas Udayana. Program ini berfokus pada peningkatan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan Desa Nyalian sebagai Desa Wisata. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh Desa Nyalian yang diproyeksikan menjadi Desa Wisata. Upaya ini tentu berorientasi pada kemajuan daerah dan diharapkan membawa manfaat nyata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Nyalian secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.
Bupati Satria juga menyambut positif keterlibatan mahasiswa Universitas Udayana yang turut mendampingi masyarakat melalui program PPK Ormawa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kalangan akademisi merupakan langkah penting dalam mengembangkan potensi desa.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus mempercepat pengembangan berbagai potensi Desa Nyalian agar mampu tumbuh sebagai destinasi wisata yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Melalui pendampingan dan penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan Desa Wisata Nyalian diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
