160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Stop Bullying! GOW Bangli Ajak Pelajar Berani Bicara dan Saling Melindungi

Ketua GOW Bangli, Ny. Suciati Diar, saat menggelar sosialisasi pencegahan perundungan di SMPN 1 Kintamani, Sabtu (8/8). Ist
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Jangan diam ketika melihat teman menjadi korban bullying. Pesan itu disampaikan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangli saat menggelar sosialisasi pencegahan perundungan di SMPN 1 Kintamani, Sabtu (8/8/2026). Ketua GOW Bangli, Ny. Suciati Diar, mengajak para siswa membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan.

Advertisement

Baca Lainnya : Bangli Jadi Tuan Rumah Bahas RUU Satu Data Indonesia, Bupati Tegaskan Data Akurat Jadi Penentu Bansos Tepat Sasaran

Menurut Suciati Diar, perbedaan karakter, latar belakang maupun kemampuan bukan alasan untuk merendahkan atau menyakiti teman. “Jadikan sekolah ini tempat yang aman dan menyenangkan,” tegasnya. Ia mendorong siswa untuk saling menghargai, peduli terhadap sesama serta berani mencegah dan melaporkan tindakan bullying. Ia berharap pesan tersebut tidak berhenti dalam kegiatan sosialisasi, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMPN 1 Kintamani, I Dewa Ayu Raka Dewi, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran GOW Bangli menjadi motivasi bagi warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah dan bebas perundungan. “Semoga melalui kegiatan ini, peserta didik kami semakin memahami pentingnya saling menghargai, menyayangi, menghormati perbedaan, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan bullying,” ujarnya.

Saat itu, sosialisasi diisi Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangli, I Ketut Darmaja. Para siswa mendapat pemahaman tentang cara mengenali bullying, dampaknya, serta pentingnya membangun pertemanan yang sehat. Kegiatan yang diikuti puluhan siswa ini menjadi bagian dari upaya GOW Bangli membangun budaya sekolah yang saling menghormati. Sebab, setiap anak berhak belajar di lingkungan yang aman, dihargai dan terlindungi. (***)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT