


Karangasem, Bali Terkini- Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa melakukan kunjungan ke kawasan suci Pura Besakih, Karangasem, pada Sabtu (18/4/2026), serangkaian dengan rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK).

Dalam kunjungan tersebut, ia melaksanakan persembahyangan di Pura Catur Lawa Ratu Pasek serta Pura Penataran Agung Besakih.
Wamen tiba sekitar pukul 10.00 WITA dan langsung menuju Pura Catur Lawa Ratu Pasek. Kedatangannya disambut Bendesa Adat Besakih yang juga Ketua Panitia Karya, Jro Mangku Widiartha, bersama jajaran panitia setempat.
NasDem Karangasem Tegaskan Tak Ada Rencana Merger, Sebut Isu Menyesatkan Publik
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara, Ni Luh Puspa menyerahkan punia masing-masing sebesar Rp15 juta di dua pura yang dikunjungi.
Setelah prosesi di Pura Catur Lawa Ratu Pasek, ia melanjutkan persembahyangan di Pura Penataran Agung Besakih, yang menjadi pusat utama kegiatan IBTK.
Dalam keterangannya, Wamen menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai sakral dan potensi pariwisata yang dimiliki Besakih.
Tren Hidup Sehat Masuk Karangasem, Pilates Jadi Alternatif Baru Warga

Menurutnya, kawasan ini bukan hanya pusat spiritual umat Hindu, tetapi juga memiliki daya tarik besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.
“Besakih memiliki nilai spiritual yang tinggi sekaligus menjadi representasi pariwisata budaya Bali. Pengelolaannya harus tetap menjaga kesucian, namun juga mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, Wamen turut didampingi Ketua Maha Gotra Sanak Sapta Rsi Kabupaten Karangasem, I Wayan Supartha. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat di tengah pelaksanaan karya menjadi sinyal kuat dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Bali.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pariwisata spiritual yang berbasis kearifan lokal serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Karangasem. (dkk)
