


Badung, Bali Terkini – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengerahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membantu masyarakat yang terdampak antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di 38 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tersebar di enam kecamatan, Kamis (15/10).

Aksi ini merupakan instruksi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan BBM.
Petugas diterjunkan secara serentak ke seluruh titik SPBU di Kecamatan Abiansemal, Kuta, Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, dan Petang. Selain memantau situasi di lapangan, mereka juga membagikan bantuan logistik berupa nasi bungkus, makanan ringan, dan air mineral kepada warga yang sedang mengantre.
Baca lainnya Revitalisasi Sekolah di Badung, 559 Sekolah Kini Dilengkapi Papan Interaktif Digital
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu meringankan kelelahan masyarakat di tengah terganggunya pasokan BBM yang berdampak pada aktivitas sehari-hari, mulai dari pekerja, pelaku usaha kecil hingga penyedia jasa transportasi.
Di SPBU Kapal, Kecamatan Mengwi, pengerahan personel dipimpin Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Badung I Wayan Wijana bersama sejumlah kepala OPD, Camat Mengwi, dan Lurah Kapal.
Wayan Wijana mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati Badung menginstruksikan seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan yang ramah, santun, dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca lainnya Perluas Perlindungan Pekerja Rentan, Bupati Adi Arnawa Paparkan Program UCOK di Jamsostek Award 2026

“Bantuan kecil dari Pemkab Badung ini kami harapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang sudah cukup lama mengantre. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam hal kesehatan, keamanan, dan kenyamanan selama menunggu,” ujarnya.
Selain membagikan logistik, Pemkab Badung juga memperkuat pengawasan terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU. Dinas Perhubungan dan Satpol PP bersinergi dengan unsur TNI dan Polri untuk menjaga ketertiban serta memastikan situasi tetap kondusif.
Pemkab Badung turut menyiagakan petugas dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk mendukung penanganan di lapangan. Ambulans beserta tenaga kesehatan juga disiapkan guna mengantisipasi warga yang mengalami gangguan kesehatan selama mengantre.
Baca lainnya Wabup Badung Serahkan Bantuan 439 Rumah Layak Huni dan Bansos untuk 599 Penyandang Disabilitas
“Kami telah menyiagakan ambulans dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan jika ada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan,” tambah Wijana.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Badung mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tertib saat mengantre, serta saling menghormati sesama pengguna jalan hingga kondisi pasokan dan distribusi BBM kembali normal.
