160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Puntung Rokok Diduga Jadi Pemicu, Dua Ha Hutan Gunung Batur Terbakar

Kondisi dan upaya penanganan Karhutla dikawasan Gunung Batur yang terbakar, Selasa (11/8)..
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Kelalaian kecil nyaris berujung pada bencana besar. Kebakaran melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Blok Seked, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Selasa (11/8/2026) sore. Sedikitnya dua hektar kawasan hutan hangus terbakar dalam kurun waktu sekitar dua jam.

Advertisement

Api pertama kali terpantau sekitar pukul 15.00 WITA di area semak belukar. Kobaran api kemudian dengan cepat merambat dan membakar vegetasi berupa pohon kayu tiblun serta cemara hutan di kawasan tersebut.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, menyampaikan bahwa warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya kepada petugas KPHK Kintamani, Babinsa Batur Selatan, serta Polsek Kintamani. “Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 WITA. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya,” ujar Gumiliarta.

Baca Lainnya : Antisipasi Kerugian Akibat Semburan Belerang, Anggota DPRD Bangli Sarankan Budidaya Ikan Danau Batur Cukup Sekali Setahun

Sekitar pukul 15.25 WITA, warga mulai berupaya menahan laju api. Tidak lama berselang, petugas KPHK Kintamani bersama Babinsa Koramil Kintamani tiba di lokasi dan turut melakukan upaya pemadaman.

Upaya pemadaman sempat terkendala karena lokasi kebakaran berada di medan yang terjal dan sulit dijangkau. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Bangli baru tiba sekitar pukul 16.30 WITA dan langsung dikerahkan ke lokasi.

Namun, kondisi medan membuat kendaraan tidak dapat menjangkau titik api secara optimal. Petugas kemudian menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta membuat sekat bakar untuk menghentikan laju perambatan api.Upaya gabungan petugas dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.00 WITA, api berhasil dipadamkan. Selanjutnya, sekat bakar dibuat di sekitar area terdampak untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Baca Lainnya : Dari Sanggul Jadi Peluang Cuan, Forum Puspa Bangli Bekali Warga Keterampilan Tata Rias

Advertisement

Dari hasil penelusuran awal, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh masyarakat atau wisatawan pendaki. “Dugaan awal penyebab kebakaran adalah kelalaian, baik dari masyarakat maupun wisatawan pendaki yang membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang turut mempercepat penyebaran api,” jelas Gumiliarta.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan sekitar dua hektare kawasan hutan Gunung Batur terbakar. Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di kawasan Gunung Batur. Puntung rokok yang dianggap sepele dapat memicu kebakaran besar, terutama pada kondisi vegetasi kering, cuaca panas, dan angin kencang.

Polres Bangli mengimbau masyarakat serta para pendaki untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api di kawasan hutan. Dalam kondisi kering, satu titik bara saja dapat berkembang menjadi kebakaran yang meluas dan merusak ekosistem hutan dalam skala besar. (***)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT