


Bangli, Bali Terkini – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 kembali dilaksanakan di Kabupaten Bangli. Sasarannya tak main-main. Diantaranya, membangun jalan rabat beton sepanjang 1,7 km di desa Sekardadi, Kintamani. Membangun Dinding Penahan Tanah (DPT) sebanyak 4 titik, rehab rumah tak layak huni, revitalisasi sumber mata air, rehab MCK hingga penyuluhan. Hal itu terungkap saat upacara Pembukaan TMMD ke-129 yang dibuka langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta di Lap. Wantilan Pura Bale Agung, Desa Sekardadi, Kintamani, Rabu (15/7/2026).

TMMD kali ini, mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, Kasi Ter Korem 163/Wira Satya Kolonel Inf Dindin Nasrudin,Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, Kapolres Bangli, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, Ketua Pengadilan Negeri Bangli, Dandim 1626/Bangli, Satgas TMMD, hingga tokoh masyarakat.
Baca Lainnya : Sepuluh Kali Berturut-Turut, Bangli Kembali Raih Opini WTP
Usai pembukaan, Bupati Sedana Arta kepada awak media menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan TMMD ke-129 di Kabupaten Bangli. “Ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dan sinergitas dari TNI dalam kegiatan TMMD ke 129. Inilah bentuk-bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Bangli,” ujarnya.
Lanjut Bupati, program TMMD termasuk rutin dilaksanakan di Kabupaten Bangli setiap dua tahun sekali. “Karena memang manfaatnya banyak. Tidak hanya kegiatan fisik. Dari sisi anggaran jauh lebih hemat dibandingkan dengan pola mekanisme pengadaan barang/jasa pada umumnya,” tegas Bupati Sedana Arta.
Yang mana, dalam TMMD kali ini, dialokasikan anggaran Rp 1,2 Miliar plus Rp 200 sudah bisa mendapatkan kegiatan fisik 1,7 km dan pembangunan DPT di 4 titik. Termasuk ada kegiatan bedah rumah, pembangunan MCK, penyuluhan dan juga pipanisasi yang mencapai hampir 2 km. “Inilah semangat gotong royong yang mesti terus digalakkan sebagai warisan budaya leluhur untuk kebersamaan,” tegas Bupati Sedana Arta. Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Desa Sekardadi untuk ikut berpartisipasi aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Baca Lainnya : Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Forum PUSPA Bangli Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Sementara Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf Yugi Prastawa menjelaskan sebelum pembukaan, Pra TMMD telah dilaksanakan selama 24 hari dari tanggal 2 Juni hingga 9 Juli lalu. Disampaikan, secara rinci sasaran program TMMD ke-129 saat ini, kegiatan fisik berupa pembangunan jalan rabat beton di desa Sekardadi sepanjang 1.766 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 12 cm. Pembangunan 4 titik dengan panjang masing-masing mencapai puluhan meter. “Manfaatnya, untuk mempermudah akses jalan antar banjar di desa Sekardadi dan tentunya mempermudah juga distribusi hasil pertanian serta kegiatan sosial serta keagamaan warga,” ungkapnya.

Lanjut dia, sasaran tambahan lainnya, TMMD juga melaksanakan rehab rumah tidak layak huni, revitalisasi sumber mata air serta perehaban MCK yang digunakan warga serta fasilitas umum lainnya. “Untuk target, dimulai dari 15 Juli dan tuntas 13 Agustus 2026,” tegasnya. Adapun personil yang dilibatkan dalam program TMMD ke-129. Yakni, seluruh elemen TNI AD, AU dan AL dengan jumlah sebanyak 150 orang serta dibantu warga dalam karya bakti. “Harapannya, apa yang jadi program TNI Manunggal Membangun Desa tujuannya akhirnya untuk melancarkan pembangunan di pedesaan dan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah kita bangun,” pungkasnya. (***)
