160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Nusa Penida Menuju Pulau Hijau, Kendaraan Listrik Mulai Dikembangkan

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Klungkung, Bali Terkini – Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai mewujudkan visi Nusa Penida sebagai Green Island melalui pengembangan ekosistem transportasi ramah lingkungan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengganti kendaraan berbahan bakar fosil secara bertahap dengan kendaraan listrik guna mendukung target Nusa Penida 100 persen menggunakan energi terbarukan pada 2030.

Advertisement

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Klungkung, PT Riline Velocity Express (RVE), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tentang pengembangan Green Mobility Ecosystem, kendaraan bermotor listrik, serta penguatan layanan jasa keuangan perbankan di Lapangan Umum Sampalan, Nusa Penida, Selasa (14/7).

Baca juga : Tutup PKB Badung, Bupati Adi Arnawa Lepas 26 Duta Seni ke Provinsi

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun Nusa Penida sebagai pulau yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengembangan transportasi berbasis kendaraan listrik merupakan bagian dari Peta Jalan Nusa Penida 100 Persen Energi Terbarukan yang menargetkan seluruh kebutuhan energi di pulau tersebut berasal dari energi bersih pada 2030. Program itu juga mencakup pengembangan pembangkit energi terbarukan, sistem penyimpanan energi, hingga penghentian secara bertahap penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar diesel.

“Ke depan, kami akan terus mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik yang didukung pembangunan infrastruktur, pengembangan energi terbarukan, pengelolaan sampah menuju ekonomi sirkular, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan investasi hijau,” ujar Satria.

Ia mengajak seluruh pihak mengawal implementasi kerja sama tersebut agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Advertisement

Baca juga : Lepas 653 Atlet Porjar Bali 2026, Bupati Satria Targetkan Klungkung Raih Prestasi Lebih Gemilang

Direktur PT Riline Velocity Express, Raymond Wibisono Djukardi, mengatakan pihaknya akan membangun Green Mobility Ecosystem, yakni sistem transportasi terintegrasi berbasis kendaraan listrik yang meliputi penyediaan armada kendaraan listrik, infrastruktur stasiun pengisian daya, platform digital, pelatihan pengemudi, hingga layanan mobilitas bagi sektor pariwisata.

Melalui program ini, kendaraan yang beroperasi di Nusa Penida akan beralih secara bertahap menggunakan kendaraan listrik sehingga terbentuk ekosistem transportasi yang bersih dan berkelanjutan.

Selain mendukung pengurangan emisi karbon, pengembangan ekosistem kendaraan listrik tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal dan memperkuat posisi Nusa Penida sebagai destinasi wisata hijau pertama di Indonesia dengan sistem transportasi listrik yang terintegrasi. “Harapan kami, kerja sama ini dapat mendukung kemajuan pariwisata Nusa Penida melalui sistem transportasi yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas destinasi wisata,” jelas Raymond. (ars)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT