160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Raker Komisi III DPRD Bangli, Desak Perbaikan Ruas Jalan Penunjang Pariwisata Diprioritaskan

Suasana Rapat Kerja Komisi III DPRD Bangli bersama Dinas PUPR Perkim dan Disparbud Bangli, Senin (13/7/2026) di Gedung DPRD Kabupaten Bangli. (Ist)
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Kerusakan sejumlah ruas jalan penunjang pariwisata di Bangli yang tak kunjung diperbaiki menjadi salah satu sorotan serius saat Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPRD Kabupaten Bangli dengan Dinas PUPR Perkim dan Disparbud,  Senin (13/7/2026). Raker yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wibhisana, Seketariat DPRD Kabupaten Bangli itu, dihadiri langsung Kadis PUPR Perkim Bangli, Dewa Agung Suryadarma dan Kadisbudpar Bangli, Wayan Dirgayusa.

Advertisement

Sementara dari Komisi III, tampak hadir I Nengah Darsana, Wayan Karyasa, Wayan Subagan dan lainnya.  Atas kerusakan ruas jalan  menuju sejumlah objek pariwisata itu, Wayan Subagan mendesak Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan. Mengingat sektor pariwisata sebagai tumpuan utama pendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Bangli. “Kami meminta Dinas PU untuk segera melakukan perbaikan terhadap sejumlah ruas jalan menuju obyek wisata baik itu yang ada di kecamatan Tembuku, Kintamani, Susut dan lainnya yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Baca Lainnya : Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Bangli Desak Eksekutif Tindak Lanjuti Sejumlah Temuan BPK

Terkait kendala klasik soal kewenangan perbaikan jalan apakah itu dari Pusat, Provinsi, Kabupaten, hingga kewenangan desa. Pihaknya di Komisi III mengaku siap mendampingi untuk melakukan audensi dan berkoordinasi baik itu ke Provinsi maupun ke Pusat. “Sehingga dengan upaya yang dilakukan, kerugian pariwisata akibat kerusakan jalan bisa segera teratasi. Itu yang menjadi penekanan kami, agar ruas ruas jalan rusak menuju obyek wisata bisa dibenahi. Ini agar dijadikan skala prioritas,” tegas Politisi PDI Perjuangan asal Bangkiang Sidem, Tembuku ini.

Disisi lain, Wayan Subagan juga meminta Disparbud Bangli untuk terus menggali  potensi pariwisata yang lain dan belum terjamah. Salah satunya, wisata adventure  yang menggunakan mobil jeep yang sejauh ini wara wiri di kaldera Batur dan  jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan per hari.  Kata Subagan, kalau memungkinkan dikenakan retribusi misalnya Rp 50 ribu setiap melintas, berapa banyak pemasukan yang mungkin didapat untuk meningkatakan PAD Bangli. “Selain itu, potensi-potensi lain juga perlu digali untuk meningkatkan PAD Bangli pada tahun-tahun berikutnya,” pungkas Wayan Subagan. (***)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT