


Bali Terkini, Karangasem- DPD Partai NasDem Kabupaten Karangasem akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut adanya rencana penggabungan partai dengan Partai Gerindra.

Kabar tersebut ditegaskan tidak benar dan dinilai berpotensi membingungkan masyarakat.
Sekretaris DPD NasDem Karangasem, I Made Juwita, menyatakan bahwa klarifikasi ini merupakan bentuk sikap resmi jajaran partai di daerah dalam merespons dinamika isu politik yang berkembang di tingkat nasional.
Ia menegaskan, tidak ada pembahasan ataupun agenda internal yang mengarah pada merger dengan partai lain.
Menurutnya, narasi yang beredar telah membentuk persepsi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di tubuh partai.
Bahkan, isu tersebut dinilai cenderung menggiring opini publik seolah-olah NasDem memiliki kepentingan politik pragmatis tertentu.
Dorong Transaksi Non Tunai, Pemkab Karangasem Perkuat Implementasi KKPD
“Ini tidak sesuai dengan fakta di internal kami. Karena itu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut klarifikasi yang disampaikan tidak hanya dilakukan di Karangasem, tetapi juga serentak oleh struktur partai di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap sikap DPP Partai NasDem.
Juwita juga menyoroti cara penyajian informasi yang dinilai kurang berimbang. Ia menilai, pemberitaan yang berkembang tidak mencerminkan prinsip jurnalistik yang objektif dan justru berpotensi merugikan citra partai serta para pimpinan.
Karangasem Tunggu Instruksi Resmi Soal WFH ASN, Koordinasi dengan Pemprov Bali Masih Berjalan
“Atas situasi ini, kami berharap ada klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka. Ke depan, kami mengajak semua pihak, khususnya media, untuk tetap mengedepankan etika dan profesionalisme dalam menyampaikan informasi,” tegasnya.
DPD NasDem Karangasem memastikan akan terus fokus pada agenda kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat, tanpa terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar. (dkk)
