


Karangasem, Bali Terkini-Pencarian I Kadek Agus Mahendra, pemuda asal Klungkung yang hilang setelah terjatuh ke laut di Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, belum membuahkan hasil hingga hari kedua, Senin (26/10/2026).

Tim SAR gabungan masih harus berhadapan dengan kondisi laut yang kurang bersahabat. Ombak yang cukup tinggi di sekitar bibir pantai membuat proses penyisiran harus dilakukan dengan lebih hati-hati.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Putu Handika Bhayangkara, mengatakan pencarian hari kedua dilakukan dengan memperluas wilayah operasi. Penyisiran tidak hanya mengandalkan jalur laut, tetapi juga mendapat dukungan dari udara.
“Untuk pencarian hari kedua ini kami melibatkan helikopter,” ujar Handika, Senin (26/10/2026).
Melalui jalur laut, tim SAR memperlebar penyisiran dari kawasan Pantai Jasri hingga Candidasa. Rubber boat dikerahkan untuk memantau permukaan laut sekaligus mencari kemungkinan korban terbawa arus dari lokasi awal kejadian.
Namun, kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri. Selain gelombang yang cukup besar di dekat pantai, cuaca pada pagi hari juga sempat mendung.
“Kendalanya, ombak di pinggir cukup besar dan pagi juga sempat mendung,” kata Handika.
Sebanyak 42 personel diterjunkan dalam operasi pencarian hari kedua. Mereka berasal dari Basarnas Karangasem, BPBD Karangasem, TNI dan Polri.

Pencarian dilakukan dengan memperhitungkan kemungkinan perubahan posisi korban akibat arus laut.
Karena itu, area penyisiran diperluas dari lokasi awal korban dilaporkan jatuh.
Mahendra sebelumnya dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut di kawasan Pantai Bukit Asah, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.
Saat kejadian, korban sedang memancing bersama dua rekannya. Mahendra disebut tiba-tiba terpeleset dan jatuh dari kawasan karang ke laut.
Teman-temannya sempat melihat Mahendra sebelum akhirnya kehilangan pandangan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan hingga operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan.
Hingga hari kedua pencarian, keberadaan Mahendra belum diketahui. Pemcarian akan dilanjutkan, Selasa (26/10/2026).
Keluarga korban juga masih berada di sekitar lokasi dan menunggu perkembangan operasi dengan harapan pemuda tersebut segera ditemukan. (dkk)
