


Bangli, Bali Terkini – Nasib nahas dialami Ketut Selamat, 49, petani asal Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli. Ia ditemukan tewas mengenaskan di jalan perkebunan menuju Pondokan Dadem, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Tubuh korban ditemukan dalam posisi tertindih sepeda motor Honda Beat merah bernopol DK 2664 FDJ.

Korban pertama kali ditemukan seorang warga negara asing (WNA), Mike Lambrou, yang saat itu tengah melakukan aktivitas offroad bersama anaknya. Saat melintas di jalan perkebunan tersebut, Mike melihat korban tergeletak dengan sepeda motor menimpa tubuhnya.
Baca Lainnya : Polres Bangli Bongkar Jual Beli Bayi Via TikTok, 4 Bayi Diamankan, 3 Tersangka Diciduk
Melihat kondisi tersebut, Mike langsung menghampiri korban dan memindahkan sepeda motor. Ia kemudian mengecek denyut nadi korban dan menduga korban telah meninggal dunia. Mike selanjutnya menuju jalan raya untuk mencari pertolongan dan bertemu Jro Widiarta sekitar pukul 14.15 Wita. Keduanya kemudian kembali ke lokasi dan menghubungi keluarga korban.
Petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bangli kemudian melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka dan retak tulang pada bagian belakang kepala korban. Selain itu, mata kanan korban mengalami lebam dan terdapat pendarahan dari hidung serta telinga.
Kasi Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026), membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kecelakaan setelah terjatuh saat mengendarai sepeda motor di jalan perkebunan.
“Korban ditemukan dalam kondisi tertindih sepeda motor. Dari pemeriksaan medis ditemukan luka dan retak tulang bagian belakang kepala, hematom pada mata kanan serta pendarahan dari hidung dan telinga,” ujarnya.
Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah korban selanjutnya akan menjalani autopsi di Rumah Sakit Tri Jata. Polisi juga masih memeriksa saksi-saksi dan melengkapi proses penyelidikan terkait peristiwa tersebut. (***)

