160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

18 KDMP Bangli Lolos Verval, Sarpras Masih Jadi Sorotan

Rapat Koordinasi Percepatan Verval Pembangunan Fisik, Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan KDMP di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Kamis (24/9/2026).
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Sebanyak 18 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bangli dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi (verval). Namun, seluruhnya masih menyisakan sejumlah catatan, terutama terkait kelengkapan sarana dan prasarana.

Advertisement

Kondisi tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Verval Pembangunan Fisik, Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan KDMP di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Kamis (24/9/2026).

Verval dilakukan untuk memastikan kesiapan KDMP sebelum beroperasi. Dari 18 unit yang diperiksa, tidak ada yang masuk kategori belum layak secara keseluruhan. Kendati demikian, sejumlah fasilitas masih harus dilengkapi, mulai dari papan nama, mesin kasir, CCTV, alat pemadam api ringan (APAR), armada kendaraan hingga sarana operasional gerai.

Baca Lainnya : Serap Inovasi Di Surabaya-Malang, Setwan Bangli Kebut Transformasi Digital

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangli Ni Luh Ketut Wardani mengatakan, hasil verval menjadi dasar untuk memetakan kekurangan sekaligus mempercepat pembenahan. “Semua 18 unit dinyatakan layak, tetapi masih ada catatan yang harus segera ditindaklanjuti. Verval ini penting untuk memastikan kondisi riil di lapangan dan mempercepat pemenuhan kekurangan,” tegas Wardani.

Sekretaris Dinas Koperasi UKM Provinsi Bali I Ketut Meniarta mengapresiasi langkah Bangli yang telah melakukan sampling dan verval secara mandiri sebelum tim pemerintah pusat turun. Menurutnya, langkah tersebut membuat persoalan di lapangan dapat dipetakan lebih awal. “Langkah Bangli sangat positif. Dengan verval lebih awal, kekurangan sarana dan prasarana bisa segera diketahui dan diperbaiki sebelum dilakukan pengecekan berikutnya,” ujarnya.

Selain pembenahan fisik, penguatan sumber daya pengelola juga menjadi perhatian. Pemprov Bali menyiapkan pelatihan terpadu dan uji kompetensi bagi bendahara KDMP. Pelatihan tersebut menyasar 350 pengurus dari total 716 KDMP di Bali, khususnya koperasi yang pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen dan mulai beroperasi.

Baca Lainnya : Cegah Bullying di Sekolah, Suciati Diar Serukan Budaya Saling Peduli

Advertisement

Pengembangan KDMP juga mengacu pada Perpres Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang mengatur pembentukan, perizinan hingga pembiayaan melalui kolaborasi lintas instansi.

Sementara itu, Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf I Dewa Gede Yudawan bersama Wardani memaparkan teknis sinergi lintas sektor dalam mengawal pembangunan dan pengelolaan KDMP. Pemkab Bangli selanjutnya akan mendorong penyelesaian berbagai catatan hasil verval. Targetnya, KDMP tidak hanya berstatus layak secara fisik, tetapi juga memiliki sarana pendukung yang lengkap sehingga dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan ekonomi bagi masyarakat desa. (***)

 

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT