


Karangasem, Bali Terkini- Perjalanan KMP Parama Kalyani rute Padangbai–Lembar mendadak berubah dramatis saat seorang penumpang mengalami pecah ketuban di tengah pelayaran, Sabtu dini hari (16/5/2026).

Demi keselamatan ibu dan bayi, kapal akhirnya memutuskan kembali ke Pelabuhan Padangbai.
Insiden itu sempat memicu kepanikan di antara penumpang. Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah penumpang tampak kebingungan setelah mengetahui ada calon ibu yang mengalami tanda-tanda persalinan saat kapal berada di laut.
Diduga Epilepsi Kambuh Saat Mandi, Buruh Asal Karangasem Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Buleleng
Koordinator Lapangan KMP Parama Kalyani, Agus Supriadi, menjelaskan kapal bertolak dari Pelabuhan Padangbai sekitar pukul 00.15 Wita menuju Pelabuhan Lembar, NTB.
Namun sekitar pukul 01.00 Wita, seorang penumpang bernama Yuliana asal Lombok Tengah dilaporkan mengalami pecah ketuban.
Pihak kapal kemudian langsung berkoordinasi dengan nahkoda untuk menentukan langkah penanganan darurat. Hasilnya, kapal diputuskan kembali ke dermaga terdekat agar penumpang segera mendapat pertolongan medis.
“Setelah berkoordinasi dengan nahkoda, diputuskan kapal kembali ke Padangbai agar penumpang bisa segera mendapat penanganan medis,” ujar Agus, Minggu (17/5/2026).

25 Pertanyaan Dilayangkan ke Sekda, Kejari Karangasem Dalami Dugaan Kasus LPJU
Sekitar pukul 01.30 Wita, KMP Parama Kalyani tiba kembali di Pelabuhan Padangbai. Petugas kemudian mengevakuasi Yuliana menuju Puskesmas Manggis I untuk menjalani proses persalinan.
Agus menegaskan proses persalinan tidak terjadi di atas kapal. Setelah penumpang dievakuasi, kapal kembali melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Lembar.
“Penumpang tersebut melahirkan di puskesmas, bukan di dalam kapal,” jelasnya.
Dari informasi yang diterima pihak kapal, sekitar 30 menit setelah tiba di fasilitas kesehatan, Yuliana berhasil melahirkan bayi perempuan dalam kondisi selamat. (dkk)
