160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Dikepung Ratusan Truk Sampah Koster Nyerah, TPA Suwung Kembali Dibuka

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Denpasar, Bali Terkini – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Forum Swakelola Sampah Bali (SSB) kembali melakukan aksi demonstrasi. Demo digelar di depan Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Bali-Nusra Denpasar, Kamis (16/4).

Advertisement

Para pekerja pengangkut sampah ini juga membawa truk sampah mereka hingga memenuhi kedua lajur Jalan Basuki Rahmat, mulai dari depan kantor DPRD Provinsi Bali hingga sebrang Kantor Gubernur Bali.

Ketua Forum SSB, I Wayan Suarta menyampaikan sejumlah tuntutan yang diusung oleh massa. Diantaranya adalah TPA Suwung tetap dibuka tanpa ada pembatasan sampah yang dibuang. Tak hanya itu, ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan dalam menyelesaikan polemik sampah di Bali.

“Kami juga akan melakukan mogok massal mengangkut sampah apabila semua tuntutan ini tidak dipenuhi,” pekik Suarta di hadapan ratusan massa.

Selanjutnya sejumlah perwakilan dari Forum SSB diterima berdialog secara tertutup dengan Gubernur Bali, Walikota Denpasar, Bupati Badung, Kapolda Bali hingga dari Kementerian Lingkungan Hidup. Hasilnya pemerintah kembali membuka TPA Suwung untuk semua jenis sampah.

“Memang sempat alot diskusinya tapi akhirnya pemerintah memberikan kelonggaran pembuangan sampah organik ke TPA sebanyak dua kali dalam seminggu hingga 31 Juli 2026,” terang Suarta usai dialog.

Ia menambahkan, yang menjadi persoalan utama di lapangan adalah pelarangan pembuangan sampah organik. Karena jika hanya ditumpuk tidak langsung dibuang akan menimbulkan bau. Menurut hemat dia idealnya pembuangan sampah organik ini 3 kali sepekan, tapi dari negosiasi akhirnya disepakati 2 kali setiap pekannya.

Suarta juga menekankan bahwa kelancaran pengangkutan sangat bergantung pada kondisi operasional TPA. Dengan jam operasional yang diperpanjang dari pukul 08.00 hingga 20.00 WITA, ia optimistis antrean truk bisa terurai.

Advertisement

“Kalau tidak ada masalah operasional di TPA, kami yakin bisa teratasi. Kendala biasanya jalan rusak, alat berat terbatas, dan biaya. Itu yang sering menghambat pelayanan,” ungkapnya.

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT