160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Antrean BBM Mengular di Karangasem, Gus Par Cek Langsung Pasokan ke SPBU

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Karangasem, Bali Terkini- Krisis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Bali mulai mengganggu aktivitas masyarakat di Kabupaten Karangasem. Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU, sementara mobilitas warga ikut terdampak akibat sulitnya mendapatkan BBM.

Advertisement

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Karangasem mengambil langkah untuk menekan penggunaan BBM. Salah satunya dengan menerapkan kebijakan *Work From Home* (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama tiga hari.

Di tengah situasi tersebut, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par turun langsung mengecek kondisi pasokan BBM di lapangan.

Pada Rabu (14/10) malam, Gus Par mendatangi dua SPBU di wilayah Amlapura, yakni SPBU Jalan Ahmad Yani dan SPBU Surapati. Dari pantauan tersebut, terlihat kendaraan mengantre panjang untuk mendapatkan BBM.

Gus Par mengatakan, pemerintah daerah memahami keresahan masyarakat yang harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan BBM.

Menurutnya, kondisi kelangkaan BBM tidak hanya berdampak terhadap pengguna kendaraan, tetapi juga mulai berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat secara umum.

“Memang kondisi ini membuat semuanya serba sulit. Kami memahami keresahan masyarakat. Tetapi kami berharap masyarakat tetap bersabar karena distribusi BBM masih terus dilakukan. Pemerintah juga terus memantau perkembangan di lapangan,” ujar Gus Par, Kamis (15/10).

Pemkab Karangasem, kata dia, juga mengambil langkah untuk mengurangi mobilitas kendaraan di tengah belum normalnya pasokan BBM.

Advertisement

Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni WFH bagi ASN selama tiga hari. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi perjalanan kendaraan menuju pusat pemerintahan sekaligus menekan konsumsi BBM.

“WFH ini salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi mobilitas dan penggunaan BBM. Selama tiga hari ASN bekerja dari rumah, tetapi pelayanan pemerintahan tetap berjalan,” tegasnya.

Gus Par berharap persoalan pasokan BBM segera teratasi sehingga antrean panjang di SPBU dapat berkurang. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memperparah kondisi di lapangan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan distribusi BBM sembari menunggu pasokan kembali normal.

Jika distribusi kembali lancar, diharapkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Karangasem segera terurai dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti biasa.

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT