160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Terungkap! Pria Tertindih Motor di Sukawana Ternyata Korban Pembunuhan, Pelaku Orang Dekat

Kondisi korban saat ditemukan meninggal dunia tertindih sepeda motor di jalan perkebunan Pondokan Dadem, Desa Sukawana, Kintamani, Bangli, Selasa (6/10).
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Kematian misterius Ketut Selamat (49), warga Banjar/Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli, yang ditemukan tertindih sepeda motor dengan tubuh berlumuran darah, mengarah pada dugaan pembunuhan. Hasil autopsi mengungkap fakta di balik kematian korban yang semula diduga akibat kecelakaan. Polisi kini telah mengamankan terduga pelaku yang ternyata masih memiliki hubungan dekat dengan korban. Dari pemeriksaan awal, korban diduga tewas setelah dipukul beberapa kali menggunakan kayu.

Advertisement

Kapolres Bangli AKBP Anggun Adhika Putra membenarkan pengungkapan kasus tersebut saat dikonfirmasi Minggu (11/10/2026). Dia mengungkapkan, pelaku masih memiliki hubungan dekat dengan korban, baik sebagai rekan maupun kerabat. Namun, identitas pelaku belum diungkap ke publik lantaran penyidik masih mendalami kasus tersebut.

Baca Lainnya :  Truk Bermuatan 10 Ton Pakan Ternak Terguling di Bangli, Sopir Ternyata Tanpa SIM

Dari hasil pemeriksaan awal, pembunuhan itu diduga dipicu rasa sakit hati pelaku terhadap perkataan dan sikap korban yang dianggap tidak pantas. Perselisihan disebut memanas setelah korban melempar pelaku menggunakan kayu. Tak lama kemudian, saat korban berulang kali mencoba menyalakan sepeda motornya tetapi gagal, pelaku mengambil kayu tersebut dan memukulkannya kepada korban sebanyak dua kali. “Ini masih sesuai interogasi sementara, semuanya masih kita dalami,” ujar AKBP Andhika Putra.

Dia juga menegaskan, sejauh ini penyidik tidak menemukan indikasi motif asmara dalam kasus tersebut. Kasus ini awalnya terungkap setelah seorang warga negara asing asal Manchester, Inggris, Mike Lambro, melintas di kawasan perkebunan Pondokan Dadem sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu, saksi yang sedang melakukan kegiatan off-road bersama anaknya melihat korban tergeletak dengan sepeda motor menindih tubuhnya.

Setelah memindahkan kendaraan dan memeriksa denyut nadi korban, saksi mendapati korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga yang melintas sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada keluarga korban dan pihak kepolisian.

Baca Lainnya : Nahas! WNA Temukan Petani Sukawana Tewas Mengenaskan, Tubuhnya Tertindih Motor

Pemeriksaan awal di lokasi menemukan sejumlah luka serius pada tubuh korban, mulai dari luka dan retak tulang di bagian belakang kepala, memar pada mata kanan, hingga pendarahan dari telinga dan hidung. Temuan tersebut ditindaklanjuti dengan autopsi yang memperkuat pengungkapan dugaan pembunuhan. Polisi kini masih mendalami keterangan pelaku, saksi, dan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh. Kapolres menyatakan konferensi pers direncanakan berlangsung Selasa (13/10) guna membeberkan detail pengungkapan kasus tersebut. (***)

Advertisement

 

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT