160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Bupati Klungkung Tanggapi Serius Pengeroyokan di Seputaran Pasar Galiran

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Klungkung, Bali Terkini – Bupati Klungkung I Made Satria menanggapi serius kasus pemukulan yang terjadi di Jalan Mahoni, Seputaran Pasar Galiran, Klungkung, yang videonya viral di media sosial.

Advertisement

Saat ditemui pada Rabu (15/7/2026), Bupati I Made Satria mengatakan penanganan kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Menurutnya, korban telah membuat laporan resmi sehingga proses hukum harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebelumnya telah membangun kerja sama untuk menjaga keamanan dan membina warga yang merantau ke Bali. Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan di Labuan Bajo pada Februari 2026 yang dihadiri para gubernur dan bupati dari ketiga provinsi.

baca juga : Nusa Penida Menuju Pulau Hijau, Kendaraan Listrik Mulai Dikembangkan

Menurut Satria, kerja sama tersebut bertujuan mencegah munculnya stigma negatif akibat ulah oknum yang dapat mencoreng nama baik masyarakat dari daerah asal. ” Untuk mengantisipasi meluasnya konflik yang berpotensi mengarah pada isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), Pemerintah Kabupaten Klungkung akan menggelar pertemuan dengan organisasi warga asal Indonesia Timur di Bali guna memperkuat koordinasi dan pembinaan,” jelasnya

Selain itu, lanjut Satria, Pemkab Klungkung akan melibatkan desa adat dalam meningkatkan pengawasan dan menjaga keamanan di masing-masing wilayah. Bahkan, dalam waktu dekat, Satpol PP bersama instansi terkait juga akan melakukan inspeksi di Nusa Penida untuk mengawasi warga negara asing yang diduga melanggar aturan izin tinggal sekaligus mendata warga pendatang dari luar Bali yang menetap di wilayah tersebut.

Bupati juga mengimbau para pemilik usaha dan pemilik rumah kos agar lebih selektif menerima pendatang sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta mencegah terulangnya kejadian serupa. (ars)

Advertisement
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT