


Klungkung, Bali Terkini – Rencana alih fungsi lahan produktif menjadi kawasan perumahan di Subak Jero Kuta, Desa Sangkan Buana, Klungkung, menuai keresahan dari pihak subak.

Salah satunya lahan sawah produktif di wilayah Subak Jero Kuta Kawan, lingkungan Pegending, yang terluhat telah dipasangi patok dari bilah bambu. Lahan tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi kavling perumahan.
Baca juga : Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Klungkung Hadiri Rapat Strategis Pembahasan LP2B di Jakarta
Kelihan Subak Jero Kuta, Wayan Swastika, Kamis (15/5/2026), mengatakan pihak pengembang sebelumnya telah menyampaikan rencana tersebut. Namun, pihak subak belum memberikan persetujuan karena lahan masih aktif dan produktif.
Ia juga mengkhawatirkan rencana pembangunan jembatan yang akan melintasi jalur irigasi induk. “Kalau sampai mengganggu jalur irigasi utama, dampaknya bisa meluas ke subak lain,” ujarnya.
Baca juga : Bupati Klungkung Buka Lomba Mancing Air Deras di Desa Adat Pau
Di sisi lain, promosi penjualan kavling disebut telah beredar di media sosial dengan kisaran harga Rp250 juta per unit, meski perizinan disebut belum rampung.
Pihak pengembang, Made Suyasa, membenarkan tengah mengurus izin proyek tersebut. Ia menyatakan lahan seluas 42 are itu merupakan milik pribadi. Menurutnya, pengembangan dilakukan dengan tetap memperhatikan akses bagi petani.
“Kami sudah pertimbangkan akses jalan untuk petani agar lebih mudah,” katanya.

Ia menambahkan proses perizinan masih berjalan, termasuk koordinasi dan pengajuan ke dinas PUPR Kabupaten Klungkung. Bahkan dengan vulgar dia juga mengakui telah atensi ke pihak kepolisian. (ars)
