Badung, Bali Terkini – Sebagai akses strategis penghubung kawasan pariwisata di Bali, Tol Bali Mandara dipastikan akan mengalami peningkatan mobilitas kendaraan. Guna mengantisipasi kemacetan atau kendala lalu lintas, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) pastikan layanan secara maksimal.
PT JBT menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan jalan tol yang andal, aman, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jalan. Dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati” dan kolaborasi erat bersama seluruh stakeholder, PT JBT berupaya mewujudkan semangat “Libur Nataru, Hadirkan Kebaikan, Kuatkan Harapan”.
Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang, menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi lalu lintas serta evaluasi periode sebelumnya, puncak arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada 24 Desember 2025 pada periode libur Natal dan 30 Desember 2025 pada periode libur Tahun Baru. Volume kendaraan dibandingkan lalu lintas harian normal meningkat 8,13% atau sekitar 67 ribu kendaraan pada puncak arus Natal, serta meningkat 9,48% atau sekitar 68 ribu kendaraan pada puncak arus Tahun Baru.
“Jalan Tol Bali Mandara merupakan akses strategis yang menghubungkan kawasan pariwisata utama di Bali. Oleh karena itu, kami menyiapkan langkah-langkah antisipatif secara menyeluruh melalui pemantauan lalu lintas intensif, pengendalian operasional yang optimal, serta koordinasi lintas pihak agar perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman,” ujar Adi.
Untuk pengamanan dan kelancaran lalu lintas, PT JBT memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Berbagai skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan, khususnya di titik-titik rawan dan kawasan dengan aktivitas pariwisata tinggi.
“Penempatan personel tambahan juga dilakukan guna memastikan respons cepat terhadap dinamika lalu lintas di lapangan,” lanjut dia.
Untuk mendukung kelancaran operasional selama 24 jam, PT JBT menyiagakan armada operasional yang terdiri dari kendaraan derek, ambulans, Mobile Customer Service (MCS), unit rescue, di sepanjang ruas Tol Bali Mandara. Selain itu, mobile reader disiagakan pada masing-masing gerbang tol sebagai langkah antisipatif untuk mempercepat transaksi dan mengurai antrean kendaraan, khususnya pada jam-jam puncak arus lalu lintas.
Di sisi infrastruktur, PT JBT memastikan keandalan jalan tol melalui pemeriksaan rutin terhadap kondisi perkerasan, sistem drainase, penerangan jalan, serta kelengkapan rambu dan marka. Pembatasan kegiatan konstruksi juga diterapkan selama periode Nataru guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan seluruh aspek pelayanan memenuhi standar yang ditetapkan.
Tim Satgas Jasamarga Bali Tol Siaga Operasional Nataru 2025/2026 akan melaksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan, mencakup pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time, kesiapan operasional gerbang tol, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penanganan cepat terhadap gangguan lalu lintas dan kejadian darurat.
“Evaluasi dan mitigasi terhadap titik rawan kecelakaan maupun potensi genangan juga menjadi prioritas utama, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dan potensi angin kencang pada musim ini,” pungkas Adi.
Libur Nataru, PT Jasamarga Bali Tol Hadirkan Pelayanan Andal dan Aman
