160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Bupati Gus Par Raih ATM Award, Perkuat Pencegahan Aids, TBC dan Malaria

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Karangasem, Bali Terkini- Upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria di Kabupaten Karangasem mendapat apresiasi di tingkat nasional. Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata alias Gus Par, meraih ATM Award 2026 dalam pertemuan nasional Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) di Bandung, Jawa Barat.

Advertisement

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung pada 3–6 November 2026. Karangasem menjadi satu dari tiga kabupaten/kota di Bali yang memperoleh ATM Award tahun ini, bersama Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng.

Penghargaan ini berkaitan dengan dukungan pemerintah daerah terhadap program pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM). Sejumlah aspek menjadi bahan penilaian, termasuk alokasi anggaran, dukungan lintas perangkat daerah, pemanfaatan dana desa hingga keterlibatan sektor swasta dan lembaga filantropi.

Tak hanya soal anggaran, pemerintah daerah juga dinilai dari sejauh mana program penanggulangan ketiga penyakit tersebut masuk dalam perencanaan pembangunan serta didukung regulasi yang memadai.

Karangasem sendiri termasuk dalam tujuh kabupaten/kota di Bali yang mendapat pendampingan ADINKES melalui program penguatan sistem kesehatan atau Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH ATM) selama periode 2024–2026.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan upaya penanggulangan penyakit menular. Menurutnya, capaian itu tidak boleh membuat program yang sudah berjalan berhenti pada sebatas pemenuhan indikator penghargaan.

“Penghargaan ini bukan menjadi akhir dari upaya yang dilakukan, melainkan motivasi untuk terus menghadirkan pembangunan kesehatan yang lebih baik, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Karangasem,” ujar Gus Par.

Dia berharap upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, TBC, serta Malaria di Karangasem semakin ditingkatkan. Terlebih, target eliminasi ketiga penyakit tersebut membutuhkan dukungan berkelanjutan, tidak hanya dari sektor kesehatan, tetapi juga keterlibatan berbagai unsur di daerah. (dkk)

Advertisement
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT