160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

142 ASN Karangasem Ikuti Seleksi Pegawai Inspiratif, Rekam Jejak hingga Kedisiplinan Jadi Penilaian

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Karangasem, Bali Terkini- Pemerintah Kabupaten Karangasem mulai mencari aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi instansi dan masyarakat.

Advertisement

Sebanyak 142 ASN mengikuti seleksi ASN Inspiratif 2026 yang untuk pertama kalinya digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem.

Dari ratusan peserta tersebut, proses seleksi kini telah mengerucut menjadi 10 kandidat. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan tiga posisi terbaik yang nantinya mendapat penghargaan khusus dari pemerintah daerah.

Kepala BKPSDM Karangasem, Tjok Alit Surya Prabawa, mengatakan seleksi tidak hanya melihat capaian kerja peserta. Rekam jejak selama menjadi ASN, kedisiplinan, hingga kemampuan menghadirkan inovasi juga menjadi pertimbangan.

“Penilaiannya cukup banyak. Kami melihat inovasi yang dikembangkan, kemampuan berkolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, pengetahuan umum, dan sejumlah aspek lainnya,” ujar Tjok Alit di sela-sela tahapan penilaian, Jumat (30/10/2026).

Seleksi diawali dengan pemeriksaan administrasi dan rekam jejak peserta melalui sistem informasi kepegawaian. Di antaranya menggunakan sistem CASN, Simata, serta data presensi daring. Tahapan berikutnya berupa wawancara oleh tim independen.

Dari 10 kandidat yang tersisa, nantinya dipilih lima peserta untuk menjalani wawancara lanjutan bersama Bupati Karangasem dan Sekretaris Daerah (Sekda). Tahapan ini menjadi penentu untuk mendapatkan tiga ASN terbaik.

Menurut Tjok Alit, aspek kedisiplinan menjadi perhatian tersendiri. Tim seleksi juga memeriksa riwayat hukuman disiplin, pendidikan, penghargaan yang pernah diperoleh, serta keikutsertaan peserta dalam pengembangan kompetensi.

Advertisement

Peserta berasal dari pejabat fungsional di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk lingkungan satuan pendidikan. Penggunaan sistem kepegawaian dalam proses penilaian juga dimaksudkan agar seleksi tidak mengganggu aktivitas peserta dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Bagi tiga peserta terbaik, BKPSDM telah menyiapkan penghargaan berupa pin emas, perak, dan perunggu, lengkap dengan piagam serta piala. Penyerahan penghargaan direncanakan bertepatan dengan upacara peringatan HUT Korpri.

Tak berhenti pada pemberian penghargaan tersebut, BKPSDM juga tengah menggodok skema tambahan apresiasi berupa tambahan penghasilan pegawai (TPP) selama dua bulan bagi ASN berprestasi. Program ini masih dalam tahap persiapan dan ditargetkan bisa diterapkan mulai 2027.

Tjok Alit menjelaskan, lomba ASN Inspiratif diharapkan menjadi ruang bagi pegawai yang selama ini bekerja dengan baik, tetapi kontribusinya belum banyak terlihat.

Sebab, menurutnya, kinerja seorang ASN tidak selalu bisa diukur dari seberapa sering tampil atau berbicara di hadapan publik. Ada pegawai yang justru lebih banyak bekerja di balik layar, tetapi mampu memberikan hasil nyata bagi organisasi.

“Belum tentu yang banyak bicara itu kinerjanya bagus. Ada juga yang bekerja dalam senyap, tetapi hasil kerjanya nyata. Selama ini pemerintah daerah jarang memberikan reward kepada ASN seperti ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan perdana tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan semata. BKPSDM berencana menjadikannya agenda tahunan untuk membangun budaya kerja yang lebih kompetitif, mendorong inovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Karangasem. (dkk)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT