


Bangli, Bali Terkini – Blok hunian Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli disisir petugas gabungan, Rabu (23/9/2026). Hasil penggeledahan, narkotika dan telepon seluler nihil. Namun petugas menemukan 44 potongan bambu, 12 potongan tali, tiga potongan kayu, dua pisau cukur, tujuh korek api, empat kawat, satu baterai, satu gelas kaca dan enam uang koin.

Operasi melibatkan Koramil Susut, Polsek Susut, BNNK Gianyar dan petugas Lapas. Penyisiran dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk menutup celah gangguan keamanan serta masuknya barang terlarang.
Baca Lainnya : MENDADAK Di Uji Petik Secara Acak, Lapas Narkotika Bangli Buktikan Bebas Halinar
Tak berhenti di penggeledahan, BNNK Gianyar juga mengacak tes urine terhadap 40 orang, terdiri dari 30 warga binaan dan 10 petugas. Hasilnya, seluruhnya negatif narkotika.
Kepala BNNK Gianyar Sudirman mengapresiasi operasi tersebut. “Dari hasil penggeledahan tidak ditemukan barang yang signifikan maupun telepon seluler. Hasil tes urine 10 petugas dan 30 warga binaan juga seluruhnya negatif,” tegasnya.
Baca Lainnya : Videotron Penelokan Berujung Polemik, Dewan Bangli Ingatkan Jangan Bikin Investor Lokal Kapok
Sementara Kalapas Narkotika Bangli Dody Naksabani menegaskan pengawasan akan terus diperketat. Sinergi dengan TNI, Polri dan BNNK disebut menjadi tameng penting dalam mencegah narkotika dan barang terlarang masuk ke dalam Lapas.
Dalam kegiatan itu, BNNK Gianyar juga menyerahkan Sertifikat Lingkungan Kerja Bersih Narkoba kepada Kalapas Narkotika Bangli sebagai apresiasi atas pelaksanaan program P4GN. Operasi berakhir aman dan tertib. Pengawasan blok hunian dipastikan terus digencarkan. (***)

