160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Badung Deklarasi Merdeka Tanpa Narkoba, Kukuhkan Duta Bersinar Kuta Utara, Pelajar diajak Berani Tolak Narkoba

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Badung, Bali Terkini – Upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkoba terus diperkuat di Kabupaten Badung. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung bersama Komunitas Nak Muda Berkarya menggelar gerakan “Merdeka Tanpa Narkoba” di Mie Kober Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kamis (27/8/2026).

Advertisement

Tak sekadar kampanye, kegiatan ini ditandai dengan peluncuran sekaligus pengukuhan Duta Bersinar (Bersih Narkoba) Kecamatan Kuta Utara. Para duta disiapkan menjadi penggerak kampanye antinarkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Baca lainnya Puncak Yadnya Massal Desa Adat Kwanji, Pemkab Badung Salurkan Hibah Rp700 Juta

Pengukuhan dilakukan Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, bersama Kepala BNNK Badung AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan. Ratusan pelajar dari SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 Kuta Utara mengikuti kegiatan tersebut.
Rasniathi mengatakan generasi muda merupakan aset penting yang harus dilindungi dari penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan membangun lingkungan yang peduli terhadap tumbuh kembang anak.

“Kita wajib melindungi mereka dari ancaman narkoba agar kelak tumbuh sehat, cerdas, dan bermanfaat. mari bangun lingkungan yang peduli dan penuh kasih sayang agar anak-anak siap melangkah menuju masa depan gemilang,” ujar Rasniathi.

Baca lainnya Soal Narkoba, Bullying hingga Tawuran Pelajar, Ini Pesan Polisi kepada Generasi Muda

Ia juga mengapresiasi pola edukasi yang melibatkan teman sebaya. Menurutnya, keberadaan Duta Bersinar dapat menjadi kekuatan baru dalam menyampaikan pesan antinarkoba dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan pelajar.

Kepala BNNK Badung AKBP Dewa Ketut Darma Aryawan menegaskan pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak dapat bekerja sendiri.
Keluarga, sekolah, organisasi kepemudaan hingga masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mampu melindungi anak-anak dan remaja dari pengaruh narkoba.

Advertisement

“Generasi muda merupakan pilar penting menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, edukasi bahaya narkoba harus dilakukan sejak dini,” kata Darma Aryawan.

Baca lainnya Lantik 163 Pejabat, Bupati Badung Tekankan Kinerja dan Tanggung Jawab

Melalui program “Merdeka Tanpa Narkoba”, BNNK Badung bersama Nak Muda Berkarya berupaya menghadirkan kampanye antinarkoba dengan pendekatan yang lebih kreatif. Pagelaran seni menjadi salah satu medium untuk menyampaikan pesan kepada pelajar.

Untuk tahap awal, program tersebut menyasar seluruh SMP negeri di Kecamatan Kuta Utara. Tak hanya membahas bahaya narkoba, para pelajar juga mendapat edukasi mengenai keselamatan berkendara atau safety riding. Materi tersebut diharapkan memperkuat kesadaran siswa untuk membangun perilaku aman dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pengukuhan Duta Bersinar menjadi bagian penting dari gerakan ini. Mereka diharapkan tidak berhenti sebagai simbol kampanye, tetapi aktif menjadi teladan sekaligus agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dengan pendekatan berbasis anak muda, pesan “berani mengatakan tidak pada narkoba” diharapkan semakin kuat dan mudah diterima oleh kalangan pelajar. Gerakan tersebut sekaligus menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan membangun kesadaran dan ketahanan generasi muda sejak bangku sekolah.

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT