Bali Terkini – Desa Bugbug di Kecamatan Karangasem kembali menjadi sorotan. Kawasan yang dikenal dengan pesona bukit hijau dan laut biru ini kini tengah dipersiapkan sebagai lokasi pembangunan resort terbesar dan termewah di Kabupaten Karangasem.
Tokoh masyarakat setempat, Jro Nyoman Purwa Ngurah Arsana, mengungkapkan selama ini potensi wisata Bugbug belum tergarap optimal. Ia menilai potensi pariwisata di wilayah ini baru tersentuh sekitar 5–10 persen saja.
“Panorama di Bukit Asah dan sekitarnya begitu indah. Jika dikelola serius, bisa menjadi sumber PAD unggulan bagi Karangasem, bukan hanya mengandalkan sektor galian C,” ujarnya saat ditemui, Selasa (16/9/2025).
Menurutnya, daya tarik Bugbug sudah lama mencuri perhatian investor, terutama dari Eropa. Saat ini, salah satu investor telah resmi menanamkan modalnya dengan membangun resort mewah di atas lahan seluas kurang lebih 3 hektar.
Resort yang berdiri di atas lahan milik Purwa Arsana tersebut ditafsir menelan biaya investasi hingga Rp1 triliun. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap sedikitnya 500 tenaga kerja, dengan prioritas bagi warga lokal.
“Peletakan batu pertama sudah dilakukan. Artinya, komitmen investor jelas. Kami berharap resort ini benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat sekitar,” kata Purwa Arsana.
Namun, ia menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam perizinan. Investor diminta menuntaskan seluruh proses izin sebelum melanjutkan pembangunan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Yang utama, semua perizinan harus dipenuhi. Jangan sampai ada pelanggaran. Kalau perlu, izin dibereskan dulu, baru membangun,” pungkasnya. (DK)
