Mengenal Pura Sali Paseban Batu

baliterkini.com / istimewa

Kalimantan Tengah, Baliterkini.com - Umat Hindu asal Bali yang berada di perantauan Kalimantan, khususnya di wilayah Kecamatan Bukit Batu, kota Palangka Raya, memiliki pura yang keberadaannya begitu melekat dengan leluhur Suku Dayak di Kalimantan

Pura Sali Paseban Batu, merupakan pura yang menjadi pemersatu antara umat Hindu Bali dengan Umat Hindu Kaharingan. Di wilayah ini, setidaknya terdapat 52 kepala keluarga asli Bali yang turut menjaga keberadaan pura. Hubungan antara kedua suku yang berbeda ini begitu erat bilamana ada kegiatan persembahyangan yang berlangsung.

“  Biasanya kalau pas sembahyang kita serempak dengan umat Hindu Kaharingan, “ kata Gede Angga Tony Mashita, dalam tugasnya sebagai Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan ( PSP3 ) asal Bali yang disampaikan lewat pesan elektronik.

Selama dirinya mengikuti persembahyangan, ada beberapa kesamaan dalam tata cara persembahyangan dengan umat Hindu Bali. Setiap persembahyangan, umat disini wajib melantunkan Puja Tri Sandya walaupun dalam kesehariannya menggunakan bahasa setempat.

“ Kalau disini ada yang namanya Sangku, kalau di Bali itu Pejati, yang di dalamnya berisi beras, kelapa, minyak, dan sesari, “ imbuhnya.

Lewat program lintas propinsi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga ini, dia berada bersama dengan masayarakat setempat di pedesaan. Di wilayahnya bertugas selama kontrak dua tahun nanti, bersama warga akan tinggal tidak jauh dengan Penglingsir Hindu Kaharingan.

Dia menambahkan, keberadaan Pura Sali Paseban Batu dibangun pada tahun 1996, sedangkan keberadaan Umat Hindu Bali telah ada sejak tahun 1990. Dewa Made Bharata, mantan Gubernur Bali juga pernah ber –tirta Yatra kesini jauh hari sebelum menjabat sebagai Gubernur Bali.

“ Perhatian beliau dengan keberadaan pura ini sangat di apresiasi dan beliau pun ikut membantu memotivasi umat Hindu baik dalam bentuk pikiran maupun materi, “ kata Kelian Banjar Tempek, Gede Sedapa kepada Gede Angga Tony Mashita.

Selain keberadaan pura, Bukit Batu juga menyimpan potensi alam yang yang bisa dijadikan sebagai obyek wisata. Potensi wisata yang cukup bagus bisa dilihat dari bentuk alam yang ada serta danau yang ada cukup banyak. Ini semua sekaligus sebagai Ikon pariwisata di Kecamatan Bukit Batu.

“ Banyak wiastawan baik lokal dan mancanegara berkunjung kedaerah bukit batu, “ pungkas Angga. [ BT ]

Komentar