Gusti Ngurah Tresna

beritabali.com

Badung, Baliterkini.com - Selain dikenal sebagai Kepala Satuan Tugas Pengamanan Pantai Kuta, Gusti Ngurah Tresna atau akrab disapa Gung Aji ( 60 tahun ) juga sangat giat dalam program pelestarian penyu yang jumlahnya semakin langka. Lokasi penangkarannya terletak tidak jauh dari kantornya di pantai Kuta.

Selain dikenal sebagai Kepala Satuan Tugas Pengamanan Pantai Kuta, Gusti Ngurah Tresna atau akrab disapa Gung Aji ( 60 tahun )  juga sangat giat dalam program pelestarian penyu yang jumlahnya semakin langka. Lokasi penangkarannya terletak tidak jauh dari kantornya di pantai Kuta.

Ikut melestarikan penyu langka, merupakan salah satu pengalaman unik yang ia dapatkan selama bertugas menjadi Kepala Satgas Pantai Kuta. Baginya tugas tersebut merupakan suatu kebanggaan karena bisa membawa Bali lebih dikenal di dunia dalam hal pelestarian penyu. Wisatawan pun seringkali dilibatkan dalam pelepasan tukik atau anak penyu di Pantai Kuta.

“ Saya pribadi merasa bangga dan senang jika aksi yang kami lakukan bersama ini terus dikenang oleh wisatawan, dimana mereka juga nantinya betul-betul menyampaikan kepada rekan – rekannya bahwa liburan di Kuta akan susah dilupakan. Dampaknya kunjungan wisatawan ke Kuta tidak akan pernah putus,” katanya.

Ngurah Tresna menambahkan, pariwisata tidak hanya bermodal keindahan alam saja. Dengan adanya upaya pelestarian penyu, Bali kedepan bisa menjadi tujuan wisata pelestarian penyu.

“ Kami menginginkan tamu tidak hanya sekedar menikmati keindahan pantai saja. Kami juga libatkan mereka dalam pelepasan anak penyu atau tukik, melalui pengeras suara kami umumkan, dengan demikian setelah tamu kembali ke negaranya, akan memberi kesan tersendiri,” terangnya.

Bersama dengan 33 anak buahnya, Tresna selalu ikut memantau perkembangan penyu yang menetas  di sepanjang pantai Kuta dan menjaga keselamatan telur penyu.

“ Siang hari pantai ini milik wisatawan, tapi di malam hari milik penyu bertelur. Jadi siapa pun masyarakat yang menemukan penyu bertelur, agar melaporkan kepada kami”, himbaunya. [BT]

Komentar