Bupati Jembrana Panen Semangka Kotak

Buah semangka sudah tidak asing bagi masyarakat, buah yang tumbuh menjalar di pesawahan dengan kandungan airnya yang manis dan bentuknya yang bulat sudah lazim di kalangan masyarakat, banyak dijual di pasaran dan umumnya dikonsumsi untuk keperluan upacara maupun buah pelengkap setelah makan. Buah semangka dengan bentuk bulat itu sudah umum, tetapi bagaimana bila semangka itu berbentuk kotak atau bahkan berbentuk jantung.
Pemkab Jembrana ternyata mampu juga membentuk semangka yang bulat menjadi semangka berbentuk kotak. Semangka berbentuk kotak tersebut Jumat (18/10) dipanen Bupati Jembrana, I Putu Artha, di Sawah Subak Tibu Beleng, Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo.

Tanaman semangka yang dibuat dalam bentuk kotak ini dikelola oleh Kelompok Lembaga Mandiri Subak Tibu Beleng dilahan seluas tiga hektar. Dalam pengelolaannya tersebut Bupati Artha memberikan bantuan dana sebesar Rp. 25 juta per hektar kepada setiap kelompok untuk mengembangkan dan berinovasi terhadap buah semangka. Selain menciptakan semangka dalam bentuk kotak, Bupati Artha juga akan menginovasi semangka dalam bentuk jantung. Hal tersebut dilakukan untuk menambah nilai jual semangka.

“ Kita sudah berkomitmen untuk meningkatkan pertanian dalam arti luas, dengan memberikan perhatian yang serius sektor pertanian dari hulu sampai hilir “ kata Artha. Lanjut Artha.

Diperlukan lahan, bibit dan sumberdaya manusia yang memadai untuk meningkatkan produksi pertanian dan mengembangkannya melalui pelatihan, pengawasan dan pemberian bantuan pertanian, salah satunya adalah pertanian semangka.

 “ Dari dulu orang berpikiran semangka bentuknya selalu bulat, tetapi sekarang kita berinovasi semangka yang berbentuk kotak “ ujar Bupati.

Selain itu pada hari-hari tertentu yang biasanya banyak ditunggu-tunggu oleh generasi muda yaitu Valentine Day, semangka akan dibuat dalam bentuk jantung. Dengan bentuk kotak dan jantung, semangka tersebut akan meningkatkan nilai jual.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Semangka Subak Tibu Beleng Kelurahan Tegalcangkring, I Kayan Budiarta menyebutkan, produksi semangka kotak yang dikelolanya merupakan terobosan bagus yang diprogramkan Bupati Artha. Budiarta bersama-sama anggotanya bertekad untuk menyukseskan inovasi Bupati Artha, terlebih sebagai petani yang sudah cukup lama bergelut di pertanian semangka, sasaran dari inovasi tersebut adalah untuk meningkatkan pendapatan petani khususnya petani semangka.

Budiarta mengungkapkan, dalam panen perdananya itu, untuk satu hektar mampu menghasilkan semangka mencapai 30 ton. Budiarta sendiri bersama 15 orang anggota kelompoknya mengelola lahan semangka seluas 5 hektar, setiap hektar digarap oleh 3 orang. Per butir semangka kotak yang dipanennya tersebut beratnya mencapai 7 – 8 kg, dengan harga Rp. 2.300 per kg.

 “ Soal pemasaran selain lokal Bali juga dipasarkan ke Jawa “ ujar Budiarta. Ia berharap kelompoknya terus mendapat pembinaan dan dukungan pemerintah seperti yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Jembrana saat ini. Selain itu Budiarta juga berharap mendapat tambahan dana untuk meningkatkan produksi dan pengembangan semangka.


TAGS :

Komentar