Pasar Burung Satria

baliterkini.com

Denpasar, Baliterkini.com - Berkunjung ke Pasar Burung Satria, sejenak akan terasa bebas dari hiruk pikuk suasana kota. Ketika baru masuk, ratusan burung akan beramai-ramai menyumbang suara merdunya. Beraneka ragam burung dan fauna bisa melengkapi pengalaman baru anda ketika berwisata di tengah kota Denpasar.

Pasar Burung Satria, berada sekitar 500 meter dari titik nol kilometer Lapangan Puputan. Anda tinggal berjalan atau berkendara menuju jalan satu arah di Jalan Veteran ke utara. Pasar Burung Satria berada di jantung kota Denpasar. Pasar ini sebagai Obyek Wisata Kota dengan fasilitas umum yang cukup memadai.

Begitu masuk, setidaknya ada banyak jenis burung dari berbagai daerah yang dijual secara bebas. Pemandangan sangkar dan burung akan mewarnai pandangan anda disini. Secara dominan, pasar ini hanya menjual burung dan perlengkapannya.

Semakin mendekat di salah satu kios, siapkan diri anda untuk menyaksikan beragam burung dengan kicaunya serta warnanya yang memikat. Siapkan pula diri anda untuk mencium khas kandang burung, lengkap dengan bau kotoran serta pakan yang menyatu sekan berada diujung hidung. Suasana seperti ini akan kental terasa bila berada di tengah-tengah ratusan ekor burung yang siap dibeli dengan harga yang terjangkau.

Pecinta burung, bisa sepuasnya memilih burung dambaannya dengan menyusuri stan atau kios yang berjejer. Begitu pula pengunjung lainnya, bisa secara leluasa melihat dari dekat jenis burung yang ada di pasar umum ini.

Satu kios, bisa ada puluhan jenis burung yang dapat dipilih langsung dengan berbelanja yang bisa ditawar. Jika pintar memilih akan mendapatkan burung yang memuaskan. Penjaga kios, akan dengan senang hati memberikan informasi tambahan berkenaan dengan jenis burung yang dijualnya.

" Burung ini namanya Love Bird, karena mereka hidupnya selalu berpasangan. Mereka bisa hidup-semati dalam sangkar. Suaranya juga bagus," terang penjaga kios, Ashadi.

Di dalam kios tempat Ashadi bekerja sebagai penjual, dapat dijumpai ratusan ekor burung dari berbagai jenis. Sebagai seorang penjual, ia tau betul nama serta karakter burung yang dijualnya. Ada puluhan jenis burung yang menghuni kiosnya. Seperti Cicak Ijo, Kaka Tua, Murai Batu, Burung Kaca Mata atau Pleci, Parkit, Jalak Kebo, Jalak Nias, Perkutut, Beo, Punglor Merah, dan masih banyak lagi. Kebanyakan, burung- burung ini didatangkan langsung dari luar bali atau dibawa oleh pemiliknya untuk dijual di pasar ini.

Burung yang dijual, bisa berpasangan atau terpisah. Semua tergantung dari jenis burung serta kehendak si pembeli yang nantinya memelihara. Ada juga burung yang masih kecil hingga burung yang sudah bisa makan sendiri.

Harga burung berkisar dari Rp 125 ribu untuk sepasang burung Parkit dan Rp 4 juta untuk Murai Batu. Aneka pakan juga tersedia disini dengan banyak pilihan.

Selain burung, pasar ini juga menjual aneka satwa lainnya, seperti Reptil dan Unggas. Tentunya, semua yang ada disini sudah dinyatakan aman dari gejala penyakit oleh si penjualnya langsung. Karena selain menjual, mereka si penjual juga bertugas memelihara serta merawatnya.

Pasar Burung Satria tiap harinya buka mulai pukul 7 pagi sampai pukul 5 sore. Mereka punya waktu buka yang berbeda. Serta waktu tutup yang tidak bersamaan tatkala sore menjelang petang. Untuk bisa masuk di kawasan ini, pengunjung cukup membayar parkir sekaligus tiket masuk. Untuk roda dua, harga tiket Rp 1.000 sedangkan roda empat Rp 2.000.

Dikawasan ini, juga sering diadakan berbagai kegiatan untuk komunitas pecinta burung atau satwa. Pasar Burung Satria bisa menjadi pelengkap wisata anda di Kota Denpasar yang berbasis budaya. [BT]

Komentar