Ketua Umum PPWI : Jadilah Agen Perubahan Informasi

courtesy wilson lalengke

Denpasar, Baliterkini.com - Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke,  menyerukan kepada semua anggotanya menjadi agen perubahan paradigma media dan publikasi di negeri ini, termasuk dalam berbagi informasi di media sosial dan jejaring pertemanan.


Wilson Lalengke menerangkan sejumlah langkah sederhana agar para pegiat jurnalisme di seluruh Indonesia tetap berpedoman pada prinsip-prinsip kebajikan selaku pelaku informasi selain kode etik pewarta warga yang sudah diamanatkan. Berikut petikannya:

Pertama, Publikasikan HANYA info atau data yang Anda benar-benar tahu kebenarannya, didengar secara langsung dari narasumber yang melihat atau mengetahui secara langsung, Anda rasakan sendiri, dan atau hasil pemikiran sendiri.


Contoh: berita tentang peristiwa kecelakaan, jika Anda tidak menyaksikan, atau tidak mendengar infonya dari narasumber yang melihat langsung, sebaiknya tidak dipublikasikan, cukup menjadi referensi bagi diri sendiri.

Kedua, Publikasikan dan atau meneruskan HANYA informasi data yang memiliki kandungan informasi positif, menginspirasi, menyemangati hidup, dan memotivasi setiap warga untuk melakukan kebaikan, kebaikan dan kebaikan sahaja.


Contoh: informasi tentang kegiatan gotong-royong warga lintas agama membangun masjid, bangun gereja, pura, wihara, warga bangun sekolah, jalan.

Ketiga, "Hindari Kekonyolan menjadi Selebritas" dengan tidak menyebarluaskan sesuatu yang mengandung informasi negatif, provokatif-destruktif, memecah-belah publik, dan sejenisnya sehingga sesuatu tersebut menjadi fokus gunjingan publik, terkenal, dan dianggap sangat penting dimana-mana.


Contoh: kaos palu-arit, yang hanya digandrungi belasan anak muda labil yang masih mencari jati dirinya di sebuah RT di Jateng, menjadi "selebriti" terkenal seantero nusantara hanya dalam hitungan hari.

Keempat, Memilah dan memilih informasi yg didapat ke dalam 3 kategori: untuk publik, untuk pribadi, dan untuk laporan ke aparat atau lembaga terkait. [BT]
 

Komentar