160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Wabup Bagus Alit Sucipta Optimistis Kemiskinan Badung Terus Menurun

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Badung, Bali Terkini – Pemerintah Kabupaten Badung optimistis tren penurunan angka kemiskinan terus berlanjut. Pada 2025, angka kemiskinan Badung tercatat 1,9 persen, turun dibandingkan 2024 yang mencapai 2,23 persen.

Advertisement

Optimisme tersebut ditegaskan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Rabu (30/9). Rakor yang digelar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Badung itu dihadiri Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika, pimpinan OPD terkait, serta para camat. Sementara perbekel dan lurah mengikuti rapat secara daring.

Baca lainnya Dekranasda Badung Sukses Promosikan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026

Wabup menyebut capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan. Pada 2026, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran Rp1,16 triliun yang diarahkan pada empat bidang utama, yakni pangan, papan dan sandang; pendidikan dan kesehatan; adat, agama dan budaya; serta jaminan sosial, sosial dan ketenagakerjaan.

“Untuk mempertahankan tren penurunan dan mengoptimalkan penanganan kemiskinan secara komprehensif, Pemkab Badung mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,16 triliun pada tahun 2026,” ujarnya.

Menurutnya, program pengentasan kemiskinan juga diselaraskan dengan visi dan misi kepala daerah melalui Sapta Kriya Adicipta, khususnya pada bidang pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. Ia meminta seluruh OPD bersama perangkat desa dan kelurahan menuntaskan pemutakhiran data perlindungan sosial serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Desember 2026.

Baca lainnya Gebyar GENTA 2026, Pemkab Badung Perkuat Layanan Kesehatan Jemput Bola

Pemkab Badung selanjutnya akan bekerja sama dengan BPS untuk melakukan sensus mandiri guna memastikan intervensi program penanggulangan kemiskinan tepat sasaran. Kolaborasi juga akan diperkuat dengan instansi vertikal, pemerintah desa, hingga sektor swasta melalui forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Advertisement

Kita optimistis target penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud melalui sinergi yang kuat dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan hingga banjar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Badung sekaligus Sekretaris TKPK Badung, I Made Wira Dharmajaya, menyampaikan pertumbuhan ekonomi Badung hingga Juni 2026 berada di kisaran 5,9 persen. Pemkab Badung menargetkan angka kemiskinan pada 2030 berada di kisaran 1,05 persen hingga 1,75 persen.

“Berdasarkan capaian indikator makro ekonomi Kabupaten Badung sebagai tolok ukur keberhasilan pembangunan, kita memiliki modal yang sangat baik untuk membangun optimisme menekan angka kemiskinan menjadi lebih rendah lagi,” ujar Wira Dharmajaya.

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT