160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

Perkuat PAUD-HI, Bunda PAUD Bangli Dorong Sinergi Lintas Sektor

Bunda PAUD Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Kantor Bupati Bangli, Kamis (13/8/2026).
Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Bangli, Bali Terkini – Bunda PAUD Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, mendorong penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) melalui sinergi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya ditopang oleh aspek pendidikan, tetapi juga mencakup kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan.

Advertisement

Hal tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB), Kantor Bupati Bangli, Kamis (13/8/2026). Sariasih menegaskan bahwa usia dini merupakan masa emas yang sangat menentukan kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, seluruh layanan bagi anak perlu diberikan secara terpadu dan tidak berjalan secara sektoral.

Baca Lainnya : Dari Sanggul Jadi Peluang Cuan, Forum Puspa Bangli Bekali Warga Keterampilan Tata Rias

“Anak usia dini merupakan masa emas yang tidak akan terulang kembali. Melalui konsep PAUD-HI, kita diajak untuk memberikan layanan yang menyeluruh, mencakup pendidikan, gizi, kesehatan, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan sebagai penggerak kolaborasi di lapangan. “Ibu-ibu sekalian merupakan jembatan yang menghubungkan kebijakan dengan implementasi di lapangan,” ujarnya.

Untuk itu, Sariasih mengajak Bunda PAUD memperkuat koordinasi dengan berbagai sektor serta mengintegrasikan layanan yang telah ada, seperti satuan PAUD, Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), serta program pencegahan stunting di tingkat desa. Dukungan pemerintah desa, termasuk optimalisasi pemanfaatan Dana Desa, juga dinilai penting agar program terkait tumbuh kembang anak dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Lainnya : Gelar Berbagai Lomba HUT RI, ASN Pemkab Bangli Adu Kekuatan Tarik Tambang

Sementara itu, sambutan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali yang dibacakan Pengawas Ahli Madya Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Sang Kompyang Arda, menyebutkan bahwa masa usia dini merupakan fase golden age yang sangat menentukan masa depan anak.

“Anak-anak tidak hanya membutuhkan kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga gizi yang memadai agar terhindar dari stunting, perlindungan dari kekerasan, pengasuhan yang penuh kasih sayang, serta jaminan kesehatan,” ungkapnya.

Advertisement

Sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran pemahaman kebijakan. PAUD-HI ditargetkan menjadi gerakan bersama hingga tingkat desa, sehingga setiap anak di Bangli memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas, aman, dan berkarakter. (***)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT