160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
Advertisement

APBD 2026 Fokus Nusa Penida, Belanja Modal Klungkung Naik Hampir Tiga Kali Lipat

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Klungkung, Bali Terkini – Pemerintah Kabupaten Klungkung memfokuskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan Nusa Penida. Komitmen itu ditunjukkan melalui peningkatan belanja modal yang mencapai Rp407 miliar atau hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp141 miliar.

Advertisement

Baca juga : Bupati Klungkung Tanggapi Serius Pengeroyokan di Seputaran Pasar Galiran

Peningkatan belanja modal tersebut dilakukan di tengah menurunnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat serta meningkatnya kebutuhan anggaran untuk belanja gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski demikian, Pemkab Klungkung tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.

Bupati Klungkung I Made Satria mengatakan APBD 2026 diarahkan untuk menghadirkan pembangunan yang lebih merata, terutama bagi masyarakat Nusa Penida. “Melalui APBD Tahun 2026, kami berupaya menghadirkan pembangunan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat Nusa Penida. Infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan hingga penyediaan air bersih menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Pada sektor infrastruktur, sejumlah proyek strategis akan dikerjakan, di antaranya peningkatan Jalan Sampalan–Toyapakeh senilai Rp51,92 miliar, pembangunan Pasar Mentigi Nusa Penida Rp47,83 miliar, pengembangan jaringan distribusi air bersih di Desa Pejukutan Rp15 miliar, peningkatan Jalan Suana–Pejukutan–Gepuh–Ambengan–Pelilit–Atuh Rp15 miliar, serta peningkatan Jalan Lingkar Ceningan Rp12 miliar. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk peningkatan sarana pendidikan, pembangunan Gedung CSSD RSUD Gema Santi, hingga pembangunan rumah dinas Polsubsektor Nusa Penida.

Baca juga : Lepas 653 Atlet Porjar Bali 2026, Bupati Satria Targetkan Klungkung Raih Prestasi Lebih Gemilang

Secara keseluruhan, nilai kegiatan fisik prioritas tersebut mencapai lebih dari Rp200 miliar. Pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan kualitas pelayanan dasar, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mendukung sektor pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

Di bidang perlindungan sosial, Pemkab Klungkung mengalokasikan lebih dari Rp46 miliar untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan serta lebih dari Rp3 miliar untuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok pekerja rentan.

Advertisement

Menurut Bupati Satria, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan penguatan perlindungan sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, memperkuat perekonomian lokal, sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata di Nusa Penida sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya. (ars)

Deskripsi gambar
Judul atau caption gambar (opsional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya
930 x 180 AD PLACEMENT