Denpasar, Bali Terkini – Markas Komando Resor Militer (Makorem) 163/Wira Satya, melaksanakan acara Melaspas dan Peresmian Pagar Makorem 163/Wira Satya di Jalan PB Sudirman Denpasar, Rabu (28/1). Acara yang dipimpin Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, dihadiri langsung oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, beserta beberapa pejabat utama di lingkungan Kodam IXUdayana dan pejabat Daerah Provinsi Bali, serta dihadiri sek8tar 350 tamu undangan.
Kegiatan upscara Melaspas dan Peresmian Pagar Korem 163/Wira Satya dipuput oleh Ratu Perande Siwa Gata Griya Peling dari Batubulan. Dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Pangdam IX/Udayana dan Danrem 163/Wira Satya, serta penekanan tombol oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, yang menandakan mengalirnya 7 sumber air suci atau Sapta Tirta.
Maksud dan tujuan Melaspas untuk membersihkan dan menyucikan benda atau bangunan baru secara niskala, sebelum digunakan atau ditempati. Upacara Melaspas juga dilakukan dengan tujuan agar terciptanya ketenangan dan kedamaian bagi seluruh anggota dan satuan yang menggunakan bangunan tersebut, serta agar terhindar dari hal-hal yang tidak diiginkan.
Danrem 163/Wira Satya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas ridho dan perkenan-Nya, sehingga dapat melaksanakan Melaspas dan peresmian pagar Makorem 163/Wira Satya.
“Pembangunan pagar ini sebenarnya merupakan cita-cita kami sejak lama dan sebagai langkah nyata kami dalam memperkuat sistem pengamanan Mako, serta untuk meningkatkan kewibawaan satuan di tengah jantung Kota Denpasar,” ujar Danrem, seraya berharap fasilitas ini berfungsi sebagai pembatas fisik, dan simbol kesiapan juga profesionalisme para prajurit Wira Satya dalam menjaga stabilitas wilayah Bali.
Danrem juga mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana atas dukungan dan arahannya, sehingga pembangunan ini berjalan lancar. “Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat sarana ini demi mendukung kelancaran tugas pokok satuan,” katanya.
Dalam sambutannya, Pangdam IX/Udayana mengatakan, hal ini menandai selesainya sebuah proyek fisik, dan peresmian pagar ini merupakan simbol dari komitmen dalam memperkuat jati diri dan kehormatan satuan. Sebagai garda terdepan di wilayah Bali, Markas Korem harus memancarkan kewibawaan sekaligus memberikan rasa aman, di mana pagar ini berfungsi sebagai pembatas yang mempertegas kesiapsiagaan, yang selaras dengan estetika lingkungan sekitarnya.
“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Danrem 163/Wira Satya dan seluruh jajaran, serta semua pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan sumber daya, sehingga pembangunan Pagar Makorem 163/Wira Satya ini dapat terwujud dengan hasil luar biasa.
Perlu diketahui bahwa pembangunan Pagar Makorem 163/Wira Satya merupakan cita-cita Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hari Saputra, sejak masih duduk di bangku SMP. Dengan wajah baru Makorem 163/Wira Satya yang lebih tertata dan representatif ini, seluruh prajurit Korem 163/Wira Satya semakin termotivasi untuk meningkatkan disiplin serta kinerja dalam mengabdi kepada rakyat dan negara.
“Mari kita jaga dan pelihara sarana ini dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk pertanggungjawaban kita atas amanah yang diberikan, Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada para mitra yang membantu pengerjaan Pagar Makorem 163/Wira Satya, serta berharap agar ditingkatkan pemeliharaannya,” harap Pangdam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana, Kaban Kesbangpol Prov. Bali, Kadis PUPR Prov. Bali, Dirut PDAM, Asrendam, para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO AL dan LO AU Kodam IX/Udayana, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Kabintaldam IX/Udayana, Danpomdam IX/Udayana, Kazidam dan Kakesdam IX/Udayana, Kaprimkopaddam IX/Udayana, para Kasi Kasrem 163/WSA, Made Irian (Kontraktor), dan Made Arya (PT ABM)).
