Handalan ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu-Siti Fadila Silva Ramadhanti. Foto PBSI
Bali Terkini – Salah seorang pemain ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu berusaha mengembalikan performance setelah mengalami cedera betis.
Usaha itu ia buktikan saat turun berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti pada French Open 2024, dia mampu mengembalikan kepercayaan diri dan menikmati pertandingan.
Meakipun akhirnya pasangan Apriyani-Fadia tersingkir pada babak 16 besar.
Demikian juga saat turun pada All England Open 2024, lalu pada Swiss Open 2024 mereka mencapai semifinal.
Menurut pelatih kepala ganda putri nasional Indonesia, Eng Hian, dati tiga pertandingan itu, dirinya ingin melihat sejauh apa perkembangan Apriyani-Fadia karena kalau dilihat dari kondisi kaki Apriyani belum pulih 100 persen.
Meski belum pulih total, Apriyani- Fadia selanjutnya akan berpartisipasi pada Kejuaraan Asia 2024 yang akan dihelat di China, 9-14 April.
“Untuk kejuaraan Asia juga kami belum bicara hasil karena Apriyani belum pulih 100 persen bukan di cederanya , tetapi lebih ke traumanya,” kata Eng Hian dikutip dari BolaSport.com, Minggu (7/4/2024).
Eng Hian melihat masih banyak keragu-raguan Apriyani. Hal itu kata Eng, bisa dilihat di lapangan, ada gerakan-gerakan yang masih ditahan Apriyani.
Setelah Kejuaraan Asia 2024, Eng Hian akan memilih turnamen yang diikuti Apriyani-Fadia.
“Jadi untuk Apri-Fadia tidak akan semua turnamen diikuti. Kami lebih fokus untuk pemulihan lagi dari Apriyani,” pungkasnya. (dii)
