


Karangasem, Bali Terkini- Perjalanan spiritual rombongan pemedek di kawasan Dusun Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, mendadak berubah mencekam.

Sebanyak 12 orang harus menjalani perawatan medis setelah diserang kawanan lebah hutan, Kamis (26/3/2026) sore.
Rombongan yang terdiri dari 13 warga Banjar Tegal Buah, Desa Padangsambian Kelod, awalnya datang untuk melaksanakan tirta yatra ke Pura Payasan.
Mereka tiba sekitar pukul 14.00 Wita dan memarkir kendaraan di bagian bawah pura sebelum berjalan kaki menuju lokasi persembahyangan.
Namun, belum jauh melangkah, suasana tiba-tiba berubah panik.
Kawanan lebah hutan muncul secara mendadak dan langsung menyerang rombongan. Para pemedek berusaha menyelamatkan diri dengan berlarian menjauh dari lokasi.
Kapolsek Rendang, Kompol I Made Berata, menjelaskan sebagian besar anggota rombongan tidak terhindar dari sengatan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba.
“Korban sempat ditangani di lokasi, termasuk membantu melepaskan sengatan lebah yang menempel di tubuh,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Dari 12 korban yang dievakuasi ke Puskesmas Rendang, terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Ada korban lansia dan juga anak-anak,” tambahnya.
Para korban mengalami sengatan di sejumlah bagian tubuh seperti wajah, kepala, leher, dada, hingga tangan. Meski demikian, kondisi mereka tidak sampai mengancam jiwa.
“Semua korban sempat diobservasi, namun tidak ada yang mengalami kondisi serius,” jelas Berata.
Setelah menjalani perawatan dan observasi, seluruh korban dipastikan dalam kondisi stabil. Mereka pun telah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
“Seluruh korban sudah diperbolehkan pulang,” tutupnya. (dkk)
