BANGLI, Bali Terkini – Diduga tak kenal medan jalan, nasib naas dialami seorang wisatawan perempuan asal Kalimantan Tengah saat hendak berkunjung ke Desa Penglipuran, Bangli. Pasalnya, dalam perjalanan menuju desa terbersih ke tiga dunia itu, korban yang saat itu mengendarai sepeda motor dengan membonceng anaknya mengalami kecelakaan tunggal (out of control) hingga merengut nyawanya. Korban terjun bebas ke jurang sedalam 15 meter di sebelah barat jembatan Lingkungan Selat, Gianyar menuju Br. Selati, Bangli, Minggu (22/3/2026) sekira pukul 10.00 wita. Sedangkan anaknya mengalami patah tulang.
Diketahui korban bernama Dewi (41), beralamat di Jln. Kakap nomor 09, Kel. Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Propinsi Kalimantan Tengah yang selama liburan di Bali tinggal di The House Ubud) dan anaknya yang dibonceng, bernama April Leo Jonathan (11 tahun). Kronologis kejadian, bermula saat korban yang berprofesi sebagai PNS ini, mengendarai sepeda motor Yamaha Gear warna hitam kombinasi silver DK 5650 ACS dengan membonceng anaknya dari Ubud dengan tujuan berwisata ke Penglipuran. Namun, sesampainya di TKP yang jalannya menurun disertai tikungan tajam, korban panik karena tidak mengetahui medan dan langsung terjun ke jurang sedalam kurang lebih 15 meter yang berlokasi di sebelah barat jembatan.
Selanjutnya korban di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Bangli guna mendapat penanganan medis. Hasil Riksa tim medis menyatakan korban atas nama Dewi dinyatakan sudah meninggal di TKP. Sedangkan anaknya, mengalami patah tulang terbuka di bagian paha kaki kiri. Kasi Humas Polres Bangli, Iptu. I Ketut Gede Ratwijaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan laka tunggal berujung maut tersebut. “Anggota telah melakukan olah TKP. Korban juga telah dievakuasi oleh petugas bersama masyarakat dari dasar jurang,” jelasnya. Lanjut dia, diduga korban yang tidak mengetahui kondisi jalan yang menurun menikung, alami out of control saat mengendari sepeda motor sehingga jatuh ke jurang. “Saat ini, kasusnya masih ditangani unit laka Polres Bangli,” pungkasnya.