Dewa Komang Aswin Diipercaya Bupati Tangani Sampah di Klungkung

Bagikan

Klungkung, Bali Terkini – Bupati Klungkung I Made Satria melantik dan mengambil sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung, bertempat di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat (6/2).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Klungkung Nomor 800.1.3.3/64/BKPSDM/2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Pejabat yang dilantik yakni Dewa Komang Aswin, AP, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Banjarangkan, dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung.

I Nyoman Susanta, ST, MT yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam pada Sekretariat Daerah Kabupaten Klungkung, kini dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Klungkung.

Selanjutnya, Ni Luh Made Ariyati, ST, M.Kes yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung.

Dalam arahannya, Bupati Klungkung I Made Satria menekankan kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah yang baru dilantik agar mampu mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan profesional. Ia menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus menjadi fokus utama di samping bidang lainnya.

Bupati Satria meminta agar dilakukan pemetaan potensi pajak dan retribusi daerah secara komprehensif, peningkatan digitalisasi sistem pemungutan, serta penguatan sinergi dengan seluruh perangkat daerah. Hal tersebut dinilai penting agar PAD Kabupaten Klungkung terus meningkat dan mampu menopang pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Bupati Satria menegaskan bahwa isu lingkungan hidup, khususnya persoalan sampah, menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat. Penanganan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, melalui penguatan sistem pengelolaan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan inovasi pengolahan sampah berbasis teknologi dan kearifan lokal.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan koordinasi dengan desa/kelurahan, komunitas, serta dunia usaha, disertai peningkatan edukasi kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran kolektif. Menurutnya, teknologi pengolahan sampah akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan perubahan perilaku dan kesadaran bersama masyarakat.

Sementara itu, kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Bupati Satria berharap agar mampu memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Ketahanan pangan disebut sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Bupati Satria mendorong penguatan program peningkatan produksi pangan lokal, pengendalian inflasi sektor pangan, serta pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan. Selain itu, inovasi dan kolaborasi dengan petani, nelayan, serta pelaku usaha perlu terus dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perikanan di Kabupaten Klungkung. (ars)


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *