Puluhan Personel TNI Dikerahkan ke Danau Yeh Malet, “Perang” Enceng Gondok, Antisipasi Pendangkalan

Bagikan

Karangasem, Bali Terkini- Upaya normaliasi Danau Yeh Malet di Kecamatan Manggis, terus dikebut.

Hingga awal pekan ini, proses pembersihan eceng gondok dan rumput liar yang menutup permukaan danau telah mencapai sekitar 50 persen.

Kegiatan normalisasi tersebut dikoordinasikan oleh jajaran Korem 163/Wirasatya dengan melibatkan puluhan personel di lapangan.

Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto menyebut, pengerjaan difokuskan pada pengangkatan tumbuhan enceng gondok yang selama ini mempercepat proses pendangkalan.

“Progresnya sudah sekitar separuh. Personel yang kami turunkan puluhan orang untuk mempercepat pembersihan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, langkah ini merupalan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber air di kawasan tersebut.

Pertumbuhan eceng gondok yang tak terkendali dinilai berpotensi mempercepat sedimentasi dan mengancam keberadaan mata air di sekitar danau.

“Danau Yeh malet ini luasanya sekitar 7 hektar. Hampir seluruhnya tertutup enceng gondok,” ungkapnya.

Ia menegaskan, jika enceng gondok tidak ditanganj, pendangkalan terus terjadi dapat menyenabkan debit air akan terus menurun luasan danau akan menyusut.

Karena itu, target penyelesaian dipasang dalam waktu dekat agar fungsi danau sebagai sumber air tetap terjaga.

Selain melibatkan aparat TNI, kegiatan ini juga mendapat dukungan masyarakat sekitar. Warga ikut membantu proses pembersihan, terutama di area yang sulit dijangkau alat.

Di lapangan, tim menghadapi sejumlah tantangan. Kondisi danau yang sudah cukup dangkal membuat alat pembersih kerap tersangkut benda-benda di dasar perairan.

Normalisasi ini diharapkan menjadi langkah awal penataan berkelanjutan Danau Yeh Malet, sehingga kawasan tersebut tidak lagi mengalami ledakan gulma air yang berujung pada pendangkalan parah. (*)


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *