Perayaan Tahun Baru, Direktur Operasi ITDC : Jangan Terlalu Glamor, Ada Saudara yang Terkena Musibah

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0025,0.0004; brp_del_sen:0.1000,0.1000; motionR: 0; delta:null; bokeh:0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2621440;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 33;
Bagikan

Badung, Bali Terkini – Malam pergantian tahun biasanya dirayakan dengan meriah. Momen ini juga menjadi keuntungan bagi pelaku pariwisata untuk berlomba menjual paket liburan tahun dengan beragam acara.

Namun hal berbeda sengaja dipilih oleh Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) pada tahun baru kali ini. Direktur operasi ITDC, Troy Reza Waroka menyatakan tidak ada acara atau agenda yang digelar dengan berlebihan atau glamor.

“Segala sesuatu yang diselenggarakan terkait dengan tahun baru kita lakukan secara sederhana. Karena situasi dan kondisinya tetangga kita terkena musibah, jadi tidak tepat kalau kita bermewah-mewahan,” ujar Troy.

Troy berharap tiga kawasan pengelolaan BUMN yakni the Nusa Dua, Bali, Mandalika NTB dan Golo Mori NTT untuk membuat acara yang sederhana. Pesan tersebut juga disampaikan ke seluruh tenant atau hotel-hotel yang ada di kawasan untuk melakukan hal sama.

Salah satu yang menjadi langkah konkret adalah mengurangi jumlah kembang api untuk menjadi lebih sederhana. Meski diakui, tetap memeberikan kebebasan kepada pengelola hotel dalam mengemas acara parayaan tahun baru.

“Kita harus tahu dirilah. Jangan cuma melulu mikirin bisnis tapi kita harus melihat situasi juga,” pungkasnya.


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *