Bali Terkini- Banjar Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan digemparkan oleh serangan gerombolan anjing liar yang diduga memangsa ternak warga pada Sabtu (13/7/2024) pagi.
Kejadian tragis ini terungkap setelah warga menemukan puluhan ternak ayam dan itik mati secara misterius di kandang mereka, dengan kondisi tubuh yang tercabik-cabik.
Salah seorang warga setempat, I Wayan Bagiarta mengatakan, dirinya menemukan bangkai ternaknya berserakan di kandang.
Berdasarkan rekaman CCTV, serangan terjadi sekitar pukul 03.57 Wita, di mana sekitar delapan ekor anjing liar mengobrak-abrik ayam peliharaannya.
“Kerugian materiil yang saya alami lebih dari Rp10 juta karena beberapa ternak ayam yang mati memiliki nilai jual yang tinggi, mencapai Rp3 juta untuk satu ekor ayam jantan dewasa,” ungkap Bagiarta.
Kejadian serupa juga dialami Bagiarta pada tahun 2023 lalu, saat beberapa ekor bebeknya juga diserang anjing liar.
Meskipun sudah menutup celah di kandang untuk mencegah masuknya hewan liar, namun anjing-anjing itu masih berhasil masuk.
Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Juanida, menegaskan pentingnya melaporkan insiden serangan hewan liar langsung ke dinas terkait atau perangkat desa.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tanggung jawab penuh dari pihak berwenang dalam menanggapi dan mengatasi masalah tersebut.
“Kami sangat mengharapkan laporan formal dari warga agar kami bisa segera merespons dan berkoordinasi dengan aparat desa untuk menanggulangi ancaman dari gerombolan anjing liar ini,” tambah Juanida. (dkk)
